Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Budi Waseso memberikan keterangan kepada wartawan terkait dengan pencopotan dirinya dari jabatan Kabareskrim di gedung Kabareskrim Mabes Polri, Jakarta, Rabu, 2 September 2015.
Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Budi Waseso memberikan keterangan kepada wartawan terkait dengan pencopotan dirinya dari jabatan Kabareskrim di gedung Kabareskrim Mabes Polri, Jakarta, Rabu, 2 September 2015.

Menteri saja bisa ditukar-tukar apalagi polisi

Jusuf Kalla Liputan6 (3/9/2015)

Gaduh seputar pergantian Kepala Bareskrim Komisaris Jenderal Budi Waseso akhirnya terjawab hari ini. Kepastian itu diungkap Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti, hari ini. "Kami sudah terima Keputusan Presiden tentang pemberhentian Komjen Anang sebagai Kepala BNN dan pengangkatannya sebagai Kabareskrim," kata Badrodin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, seperti dikutip tempo.co, Jumat 4 September 2015. Rotasi, kata dia, dilakukan terhadap 71 perwira tinggi.

Budi Waseso selanjutnya akan menempati posisi yang ditinggalkan Anang di Badan Narkotika Nasional (BNN). Menurut Badrodin pertimbangan pergeseran itu demi kepentingan organisasi.

Menurut Sekretaris Kabinet Pramono Anung penempatan Budi ke BNN itu karena presiden menganggap Budi memiliki kemampuan yang cukup dalam memberantas narkoba. "Kejahatan narkoba jauh lebih besar daripada persoalan korupsi," kata Pramono seperti dikutip kompas.com.

Wakil Presiden Jusuf Kalla memastikan pertukaran posisi itu tidak ada unsur politis. "Menteri saja ditukar-tukar, apalagi polisi," ujar Kalla di Kantor Kementerian PU dan Perumahan Rakyat seperti ditulis liputan6. " Kejahatan narkoba lebih banyak untuk ditangkap jadi kan bagus di kelas sana."

Komisaris Jenderal Anang Iskandar akan menjabat Kepala Bareskrim Polri menggantikan Komjen Budi Waseso. Adapun Budi akan menjabat Kepala BNN menggantikan Anang.

Budi Waseso sendiri tidak mempermasalahkan pencopotan dirinya dari Kepala Bareskrim Mabes Polri. "Tugas saya di mana saja. Insya Allah saya kerjakan sebaik mungkin," katanya kepada tempo.co.

Budi merasa bangga menjadi orang nomor satu di BNN. Ia berjanji bekerja sebaik-baiknya. "Kalau jadi Kepala BNN, saya langsung di bawah Presiden. Jadi yang melantik Presiden, bukan Kepala Polri," ujarnya. "Ini menjadi penghargaan bagi saya."



from Google Newsstand RSS Beritagar.id http://ift.tt/1NekWxB
via Hatree Indonesia

Posting Komentar

Posting Komentar