Kacang-kacangan memang termasuk dalam bahan pangan sehat dan sumber protein nabati. Tetapi, kacang terutama kacang tanah yang sudah berjamur sebaiknya tidak dikonsumsi lagi karena bersifat karsinogenik atau memicu kanker.
Jamur pada kacang tanah atau dikenal dengan nama Aspergillus flavus diketahui menghasilkan racun yang disebut alfatoksin, demikian dilaporkan oleh KOMPAS.com.
"Kacang-kacangan berjamur biasanya paling banyak ditemukan di kacang tanah. Itu bisa berpotensi memicu kanker, apabila dikonsumsi dalam dosis yang banyak dan jangka waktu panjang," ujar Medical Information Senior Manager PT Kalbe Farma, dr Kupiya Timbul Wahyudi kepada BeritaSatu.com.
Lebih lanjut kepada Suara.com timbul mengatakan meski sudah dibersihkan, kandungan alfatoksin masih tetap ada pada kacang tanah. Oleh karena sebaiknya masyarakat tak lagi menggunakan kacang yang sudah berjamur untuk dikonsumsi.
"Belum ada risetnya apakah kalau digoreng jamurnya juga mati. Tapi lebih baik kacang yang sudah berjamur tersebut jangan dikonsumsi," kata Timbul kepada Republika.
Liputan6.com mencatat kanker adalah penyakit yang belum diketahui penyebabnya secara pasti hingga kini. Namun penyakit ini telah membawa kematian bagi 7,8 juta dan merusak hidup 12,7 penduduk dunia.
Sebelumnya, ahli gizi dari RS Cipto Mangunkusumo, dr. Fiastuti Witjaksono, MSc, MS, SpGK mengatakan, sejauh ini penelitian baru menemukan buruknya mengonsumsi daging merah yang dibakar hingga gosong. Makanan ini, mengandung nitrosamine yang dapat memicu kanker.
from Google Newsstand RSS Beritagar.id http://ift.tt/1QbT0c6
via Hatree Indonesia
Posting Komentar
Posting Komentar