Dry shampoo
Dry shampoo

Bagi Anda yang tak sempat mencuci rambut, sampo kering (dry shampoo) bisa jadi solusi yang tepat. Dry shampoo sendiri berfungsi untuk menyerap kelebihan minyak pada rambut dan kulit kepala. Jadi, rambut Anda akan terlihat seperti baru keramas setelah menggunakan sampo yang ini.

Cara menggunakannya cukup mudah, Anda tinggal menyemprotkan dry shampoo atau membubuhkannya ke akar sampai batang rambut, seperti ditulis Fimela.

Seiring dengan kepopuleran dry shampoo, aktris Mary Kate & Ashley Olsen membuat produk ini. Elizabeth and James Nirvana merupakan nama yang dipilih untuk merek produk samponya. Selain menyerap kelebihan minyak, produk ini memiliki wewangian seperti cendana dan vanila. Produk ini akan dijual sekitar $28 (sekitar Rp396 ribu).

Dry shampoo ada dua jenis, yaitu powder (bedak) dan spray (semprot). Dari segi kepraktisan, bisa dibilang kemasan spray lebih mudah digunakan daripada yang bertekstur bubuk.

Meski praktis dan dapat menyelamatkan Anda dari bad hair day. Namun perlu diketahui bahwa ada dampak buruk yang menanti Anda jika terlalu sering menggunakan dry shampoo.

Menurut penata rambut Lee Stafford, dikutip Dailymail, dry shampoo tidak dirancang untuk digunakan setiap hari karena akan menyebabkan rambut kering, menyumbat pori-pori di kulit kepala, gatal-gatal, berketombe, rontok, bahkan sampai menderita kebotakan.

Menurut Lee, kandungan bahan kimia di dalamnya membuat kulit kepala Anda kering. Kemudian bahan kimia yang tersisa menyumbat pori dan menyebabkan bercak di kulit kepala.

"Karena kulit kepala tidak terlalu kuat, maka kebotakan bisa terjadi," ujarnya dilansir merdeka.



from Google Newsstand RSS Beritagar.id http://ift.tt/1UtO574
via Hatree Indonesia

Posting Komentar

Posting Komentar