Belanda belum pernah gagal lolos ke putaran final Piala Eropa sejak 1984. Namun pada saat kualifikasi Euro 2016 menyisakan empat laga, Oranje masih terganjal di posisi tiga Grup A. Itu sebabnya, Jumat (4/9/2015), Belanda akan menghadapi partai hidup mati pertama melawan Islandia -- pemimpin Grup A.
Ini akan menjadi partai pertama pelatih baru, Danny Blind (54) -- eks kapten Ajax Amsterdam dan pemain belakang timnas Belanda. Blind akan dibantu dua asisten yang bekas juru gedor Belanda, Marco van Basten dan Ruud van Nistelrooy.
Blind meneruskan kerja Guus Hiddink yang mengundurkan diri pada Juni lalu lantaran kalah lima kali dalam 10 laga. Ayah bek Manchester United, Daley Blind, itu pun langsung membuat heboh publik Belanda dengan mengganti kapten tim.
Ban kapten dialihkan dari Robin van Persie ke gelandang sayap Arjen Robben. Dan yang unik, Blind memutuskan itu bukan dengan alasan teknik sepak bola.
"Saya belum pernah mengambil keputusan berdasarkan kemampuan olah bola. Saat membimbing dan melatih tim, Van Persie dan Robben terlihat seimbang. Tapi kepribadian mereka berbeda dan saya butuh kepemimpinan Robben di lapangan," ujar Blind.
Di lapangan, pertandingan nanti bisa jadi tak sepi gol. Artinya, debut Blind tak akan berakhir dengan gawang perawan.
Islandia, yang ditangani eks pelatih Swedia Lars Lagerback, selalu mencetak gol dalam 13 laga beruntun. Sementara Belanda superior ketika bermain di kandang -- besok akan tampil di Amsterdam Arena.
Dalam 48 laga kualifikasi Euro, Belanda tak pernah tumbang di kandang dan 40 laga di antaranya berakhir dengan kemenangan. Rekor itu nyaris dipatahkan Turki sebelum penyerang Klass-Jan Huntelaar mencetak gol penyeimbang 1-1 di masa injury time.
Dengan catatan superior itu, pertandingan akan makin menarik karena Islandia baru kebobolan tiga gol dalam masa kualifikasi 2016 ini. Bahkan pada pertemuan pertama, Oktober 2014, Islandia sukses mengalahkan Belanda 2-0.
"Sasaran kami adalah meloloskan diri ke Prancis dan semoga mimpi menjadi kenyataan. Tapi kami harus waspada, tak boleh berpuas diri, tetap fokus dan tidak menganggap lebih hebat dari lawan," ujar asisten pelatih Islandia, Heimir Hallgrimsson.
"Saya paham masyarakat punya harapan. Tapi kami, tim ini, tak boleh memikirkan itu. Kami harus memikirkan diri sendiri dan bersiap untuk laga demi laga. Permainan mental bisa membuat perbedaan besar," kata Lagerback yang akan pensiun pada 2016.
Namun untuk laga di Amsterdam, Islandia terancam kehilangan satu pilar. Gelandang Emil Hallfredsson mendapat cedera otot kaki saat Verona kalah 0-2 dari Genoa di Serie A pada Minggu (30/8) lalu.
from Google Newsstand RSS Beritagar.id http://ift.tt/1N4JGHc
via Hatree Indonesia
Posting Komentar
Posting Komentar