Demam skutik berkubikasi mesin besar yang nampaknya mulai disukai oleh para pengendara di Asia Pasifik, mendorong pabrikan BMW Motorrad untuk menghadikan skuter matik (skutik) dengan kubikasi mesin kelas menengah.
Untuk proyeknya kali ini, BMW akan menggandeng sebuah perusahaan otomotif asal Tiongkok, Loncin. Namun, ini bukan kali pertama pabrikan BMW motor bekerja dengan Loncin untuk mengembangkan sebuah proyek motor. Sebelumnya, kedua perusahaan tersebut pernah mengembangkan mesin untuk motor berkarakter off-road, yakni BMW G650X.
Seperti dikuak Autoevolution, kesepakatan keduanya untuk proyek ini memang belum dirinci secara pasti, namun disinyalir mereka akan memproduksi BMW Scooter bermesin 300-350cc sebanyak 15.000 unit dalam setahun. Dan, basis produksi di Tiongkok juga dipercaya sebagai pabrik untuk pembuatan produk internasional.
Dikabarkan Scooterfile, bahwa Loncin telah menginvestasikan dana sebesar 100 juta Yuan (Rp222,55 miliar) guna memperbaiki fasilitas di pabrik mereka agar sesuai dengan standar BMW.
Pabrik asal Munich ini sebenarnya sudah bekerja sama dengan TVS, sebuah perusahaan sepeda motor India, untuk membuat varian naked bike 500cc yang akan dipasarkan di India dan Indonesia mulai pertengahan tahun 2016, seperti dilansir Carblogindia. Namun untuk scooter BMW ternyata memilih untuk mencari rekanan lain.
Skutik yang kabarnya bakal diberi nama C 350 ini akan berkompetisi dengan varian skutik mesin kelas menengah seperti Suzuki Burgman 400, Piaggio BV350, dan merek-merek lain, seperti Kymco, Benneli, dan SYM.
Walau BMW dan Loncin belum merilis desain produk terbaru mereka, namun banyak yang menduga varian kali ini akan mengambil konsep desain mirip dengan motor listrik racikan BMW Motorrrad Jerman. Situs resmi BMW-Motorrad juga menyampaikan kalau kini pihak BMW tengah mengembangkan skuter listrik yang berjuluk C-Evolution.
BMW scooter C evolution electric [HD]
from Google Newsstand RSS Beritagar.id http://ift.tt/1PTPhiL
via Hatree Indonesia
Posting Komentar
Posting Komentar