Ada tradisi pertunangan unik di berbagai negara.
Ada tradisi pertunangan unik di berbagai negara.

Pertunangan bukan tahap wajib yang harus dilalui sebelum menikah. Ada pasangan yang melakukannya, banyak pula yang memilih langsung ke jenjang pernikahan. Pun demikian, tak ada salahnya mengenal tradisi pertunangan dan cincin di berbagai penjuru dunia, dilansir Who What Wear.

Prancis

Berbeda dengan tradisi Indonesia, pertunangan di Prancis tidak diumumkan. Sebaliknya justru dirahasiakan oleh pasangan dan kedua orangtua. Sampai dua keluarga bertemu dan setuju, baru sang perempuan akan memakai cincin. Di Prancis, perempuan lebih memilih batu permata ketimbang berlian.

Yunani

Hukum yang berbeda berlaku di Yunani. Pertunangan adalah hal wajib sebelum menikah. Setelah mendapat restu dari ayah sang perempuan, pasangan harus merampungkan tiga kunjungan ke pendeta. Pertunangan dianggap resmi saat dinyatakan sah oleh pendeta. Baru pesta pertunangan diadakan.

India

Dalam kultur tradisional Hindu, perempuan memakai cincin di jari kaki sebagai tanda bertunangan. Cincin ini dikenal dengan Bichhiya. Walaupun ada juga yang memilih cincin ala budaya Barat. Sementara di Bengal Barat, India, perempuan akan diberi gelang besi, bukan cincin, sebagai tanda pengikat hubungan.

Tiongkok

Banyak orang Tiongkok yang mengikuti budaya Barat saat bertunangan. Namun masih ada yang ikut tradisi. Dimana dua keluarga yang setuju akan bertemu peramal nasib. Ia akan menganalisa tanggal lahir, waktu, nama dan informasi lain dari pasangan yang bertunangan untuk mencari tahu kecocokal mereka. Baru setelah itu pernikahan bisa direncanakan.



from Google Newsstand RSS Beritagar.id http://ift.tt/1NkYEdL
via Hatree Indonesia

Posting Komentar

Posting Komentar