Victor Valdes (tengah) dan De Gea, dua kiper yang belum dipakai MU musim ini
Victor Valdes (tengah) dan De Gea, dua kiper yang belum dipakai MU musim ini

Kegagalan Manchester United (MU) menjual kiper David De Gea ke Real Madrid berbuntut panjang. Pelbagai media membongkar borok kegagalan merekrut penyerang baru bernama besar. Salah satunya The Telegraph.

Sebenarnya MU memulai bursa transfer musim panas ini dengan mulus. Mengeluarkan total 83,1 juta pounds (Rp1,8 triliun), hadir pemain belakang Matteo Darmian, gelandang serang Memhpis Depay, gelandang tengah Morgan Schneiderlin dan gelandang tengah Bastian Schweinsteiger. Sedangkan kiper Sergio Romero direkrut gratis.

Entah mengapa kemudian segala rencana MU merekrut pemain tambahan, terutama penyerang, berantakan. Bisa jadi, sektor penyerang memang bukan rencana penting Manajer Louis van Gaal musim ini.

Itu sebabnya Van Gaal dengan enteng melepas penyerang gaek Robin van Persie yang telah mencetak 48 gol dalam 86 laga bersama MU. Kemudian penyerang lain; Javier Hernandez dan Adnan Januzaj, masuk daftar jual.

Tetapi persoalannya, lini depan MU kurang bergigi ketika hanya mengandalkan kapten Wayne Rooney. Meski Rooney sempat mencetak tri gol di Liga Champions, kapten timnas Inggris itu belum konsisten mencetak gol.

Tidak heran, semakin pendek masa bursa transfer, MU disebut mengincar sejumlah pemain yang akrab dalam mencetak gol. Dua bintang lini depan Madrid, Gareth Bale ditawar 100 juta pounds dan Cristiano Ronaldo -- eks bintang MU -- 60 juta pounds!

Lalu muncul pula nama penyerang Bayern Muenchen Thomas Mueller -- rekan Schweinsteiger di timnas Jerman -- yang diinginkan dengan harga 70 juta pounds. Belakangan ada pula Neymar yang ditawar 150 juta pounds.

Namun tak satu pun nama itu hadir. Mueller secara tegas menolak pindah. Bayern pun enggan menjualnya.

Bale dan Ronaldo juga tak masuk rencana jual Madrid -- tentu saja, apalagi Ronaldo hanya dihargai 60 juta pounds -- meski angka itu sudah menguntungkan klub ibukota Spanyol itu.

Bahkan Pedro Rodriguez pun luput diamankan meski Wakil CEO MU, Ed Woodward, sudah berada di Barcelona untuk melakukan negosiasi. Chelsea menyalip di tikungan untuk memboyong pemain berusia 28 itu.

Woodward pun menjadi bulan-bulanan media. Dia disebut tak paham proses transfer pemain.

Transfer pemain selalu punya syarat tak tertulis. Pertama, klub pemilik memang ingin menjual si pemain -- baik dengan harga jual sesuai kontrak (release clause) maupun tidak. Kedua, si pemain itu sendiri juga ingin pindah -- terutama ke klub si penawar.

Gayung tak bersambut ini dialami Arsenal saat Manajer Arsene Wenger mengincar penyerang Prancis di Madrid, Karim Benzema. Pemain berusia 27 itu menyatakan tak ingin pindah dan setia pada Madrid melalui Twitter.

Woodward memang begitu percaya diri bahwa nama besar MU bakal memberi jaminan para pemain incaran mau bergabung. Itu sebabnya dia melepas Hernandez, Januzaj, Angel Di Maria -- meski seluruhnya adalah permintaan Van Gaal lantaran para pemain itu tak masuk rencana skema bermain.

Tapi persoalan menjadi runyam ketika satu pun pengganti setimpal para penyerang justru gagal diperoleh. MU akhirnya hanya berhasil merekrut penyerang berusia 19 dari AS Monaco, Anthony Martial.

Namun harganya bisa membuat dahi bekernyit, 36 juta pounds, alias menjadikan Martial sebagai pemain muda termahal di dunia. Pertanyaannya, apakah Martial memang begitu menjanjikan dan pantas dihargai sedemikian mahal?

Woodward bisa jadi tak memperhitungkan faktor Van Gaal. Karir manajer berusia 63 tahun ini diwarnai hubungan tak harmonis dengan para pemainnya. Bahkan selain De Gea, Van Gaal juga meminggirkan kiper Victor Valdes.

Karakternya yang keras dan tak luwes membuat sejumlah pemain gerah. Seorang di antaranya Di Maria.

"Saya sulit beradaptasi dengan Van Gaal. Saya malah pernah bersitegang beberapa kali dengan dia," kata pemain Argentina ini yang sekarang membela Paris Saint Germain.

Soal De Gea dengan Madrid pun sebenarnya sikap klub begitu jelas. Dalam pernyataan resminya, MU mengaku tak pernah berniat menjual esk kiper Atletico Madrid tersebut.

Tapi MU -- dalam hal ini Woodward -- tergiur dengan tawaran Madrid. Dari sini, reputasi transfer MU mulai ternoda.



from Google Newsstand RSS Beritagar.id http://ift.tt/1NYYqbb
via Hatree Indonesia

Posting Komentar

Posting Komentar