Drogba dengan mahkota juara EPL, 24 Mei 2015
Drogba dengan mahkota juara EPL, 24 Mei 2015

Menang tak selamanya menggembirakan. Penyerang gaek Pantai Gading, Didier Drogba, mengalaminya. Pemain berusia 37 itu mencetak tri gol dalam debutnya di MLS bersama Montreal Impact, Minggu (6/9/2015).

Tri gol itu membuat Montreal menang 4-3 atas Chicago Fire. Namun Drogba tak gembira.

"Buat saya, ini bukan hasil bagus. Meraih tiga poin memang hal terpenting. Tapi ketika Anda melihat pertandingannya, kami harus memperbaiki beberapa hal," kata Drogba yang tiga kali menjuarai EPL bersama Chelsea.

Permainan Montreal memang belum sesuai harapan. Bahkan Sportsnet Kanada menulis, Montreal akan kesulitan bila tak ada Drogba.

Pemain yang bergabung dengan MLS per Juli 2015 itu mencetak gol pertama pada menit 27. Chicago membalas lewat tembakan penalti Jeff Larentowicz sebelum Wandrille Lefevre membawa Montreal unggul lagi.

Tapi setelah itu, Chicago memimpin 3-2 berkat gol Gilberto dan Kennedy Igboanike. Dalam situasi ini, Drogba bekerja keras menyamakan kedudukan dan memastikan kemenangan.

Namun ini memang laga dan pekan pertama pelatih Mauro Biello setelah pemecatan pelatih Frank Klopas pada 30 Agustus lalu.

"Drogba memang pemain luar biasa, apa lagi yang bisa saya katakan?" ujar Biello usai pertandingan.

"Dia punya hasrat. Dia juara di mana-mana dan dia datang dengan keinginan besar untuk menang. Kita bisa lihat itu tadi malam."

Namun Drogba yang kecewa melihat permainan timnya di lini belakang (lantaran kebobolan tiga gol) pun membagi kebahagiaan dengan suporter. Bahkan dia menyerahkan kostumnya kepada suporter perempuan.

"Penontonnya menakjubkan. Trofi Man of The Match yang saya dapat ini, saya berikan pada mereka (suporter)," kata Drogba.



from Google Newsstand RSS Beritagar.id http://ift.tt/1NcG5H8
via Hatree Indonesia

Posting Komentar

Posting Komentar