Pelajaran dari Garry Monk untuk MU

Manchester United (MU) menuai kekalahan pertama di EPL musim ini. Swansea City menekuk mereka 2-1 di Stadion Liberty, Wales, Minggu (30/8/2015). Penyerang asal Prancis, Bafetimbi Gomis (30), menjadi penentunya.

Sambutan untuk Gomis (tengah) usai mencetak gol kedua Swansea
Sambutan untuk Gomis (tengah) usai mencetak gol kedua Swansea

Gomis mencetak gol kedua Swansea lima menit setelah Andre Ayew mencetak gol pertama yang membalas gol MU lewat Juan Mata pada menit 49. Inilah gol ketiga Gomis musim ini.

Kebetulan, Gomis yang direkrut Swansea secara cuma-cuma dari Olympique Lyon pada Juni 2014 menjalani laga debut di EPL dengan menundukkan MU 2-1 pula (16/8/2014).

Dan kekalahan MU kemarin malam adalah yang ketiga secara beruntun dari Swansea. Lebih tepatnya dari Manajer Garry Monk -- pelatih muda berusia 36 eks kapten Swansea.

"Kami menikmati kemenangan ini. 20 menit pertama, MU tampil baik. Tapi di babak kedua, penampilan kami luar biasa," ujar Monk seusai laga.

"Kami memang tim bagus. Dan kami punya daya saing di liga ini. Saat kami menampilkannya, kami bisa meraih hasil menakjubkan," lanjut Monk kepada Sky Sports yang dikutip Reuters.

Lalu apa obat mujarab Swansea untuk mengalahkan MU kali ini?

Monk memulai laga dengan formasi 4-2-3-1. Namun di awal babak kedua, lini tengahnya gagal menandingi lini tengah MU. Monk pun merevisi lini tengah ke bentuk berlian (diamond) -- terutama setelah gol Mata.

"MU tak mampu mengantisipasi dan bereaksi pada perubahan itu. Sementara kami bisa mencetak dua gol," kata Monk dilansir BBC.

Manajer MU Louis van Gaal mengamini ucapan Monk. Swansea memberi pekerjaan rumah baru untuk MU.

"Mereka menggunakan 4-2-3-1 sejak awal. Kemudian mereka mengubahnya dan kami tak kuasa mengantisipasi. Sungguh bukan hal yang bagus," ujar keluhan manajer dari Belanda itu.

Gary Monk, tiga kali mengungguli Van Gaal yang jauh lebih senior dan berpengalaman
Gary Monk, tiga kali mengungguli Van Gaal yang jauh lebih senior dan berpengalaman

Kemenangan ini membawa Swansea masuk empat besar klasemen sementara EPL. Sementara MU, yang kebobolan langsung dua gol untuk pertama kalinya di musim ini, setingkat di bawah Swansea dengan perbedaan satu poin dari empat kali bertanding.



from Google Newsstand RSS 360 http://ift.tt/1NQYk5B
via Hatree Indonesia

Posting Komentar

Lagi Hangat