Van Gaal dikabarkan aman dari pemecatan

Louis van Gaal di sela-sela pertandingan melawan Swansea City di Old Trafford, Manchester, 2 Januari 2016
Louis van Gaal di sela-sela pertandingan melawan Swansea City di Old Trafford, Manchester, 2 Januari 2016

Isu Jose Mourinho bakal ke Old Traffrod secara perlahan menguap. Tekanan untuk manajer Manchester United (MU) Louis van Gaal pun untuk sementara menurun.

Kemenangan 2-1 atas Swansea City di Old Trafford, Sabtu (2/1/2016), adalah poin penuh pertama MU dalam sembilan laga beruntun. Ini merupakan kelegaan bagi seluruh punggawa MU dan simpatisannya.

Tapi kemenangan itu bisa jadi lantaran Van Gaal lebih dulu mendapat "angin segar." Menurut The Sunday Times (media berbayar), manajer berusia 69 tahun itu dijamin aman dari pemecatan.

Tak tanggung-tanggung, jaminan datang langsung dari Wakil Direktur MU Ed Woodward dan keluarga Glazer sebagai pemilik klub. Bahkan jaminan juga berlaku untuk nasib asisten Van Gaal sekaligus legenda MU, Ryan Giggs.

Kabar terbaru ini seakan menjadi penegasan momen 11 Desember lalu. Statistik MU di tangan Van Gaal memang tak cukup untuk membuatnya terdepak --walau angka statistik bisa juga menyesatkan.

Satu-satunya yang Van Gaal tak punya saat itu adalah kemenangan dan kemampuan tim mencetak gol.

Tanda-tanda penurunan tekanan terlihat sejak MU menahan Chelsea 0-0 pada 29 Desember 2015. Ketika itu, MU menguasai permainan kendati gagal mencetak gol.

Akhirnya MU pun benar-benar bangkit saat melawan Swansea. Bahkan kapten Wayne Rooney memecahkan kemandulannya dengan gol penentu kemenangan.

Inilah gol yang mengakhiri kemandulan Rooney selama sembilan jam dan 13 menit. Bahkan penyerang Inggris berusia 30 ini melewati catatan gol legenda Dennis Law (237 gol).

Artinya, Rooney kini menjadi pencetak gol kedua terbanyak di MU setelah Sir Bobby Charlton (249 gol). Eks pemain Everton itu juga menjadi pemain tertajam kedua di Liga Inggris (EPL) sepanjang masa setelah eks kapten Inggris Alan Shearer (260 gol).

Van Gaal patut gembira. Penyerang andalannya telah mengakhiri masa paceklik. Lebih dari itu, kemenangan dinilai akan mencairkan ketegangan serta tekanan.

"Mencetak gol mengubah segalanya dan kami mencetak dua gol indah (ke gawang Swansea). Tekanan mulai menurun dan saya pikir penampilan MU akan membaik dari minggu ke minggu," kata Van Gaal dikutip The Daily Mail.

from RSS Beritagar.id http://ift.tt/1O04izY
via Hatree Indonesia

Posting Komentar

Lagi Hangat