Subsidi ditambah, harga tiket kereta berubah

 Sejumlah penumpang kereta api antre masuk ke Stasiun Tegal, Jawa Tengah, Minggu (27/12). Tahun ini subsidi buat PT KAI naik menjadi Rp1,82 triliun. Akibatnya, harga tiket sebagian kereta berubah.
Sejumlah penumpang kereta api antre masuk ke Stasiun Tegal, Jawa Tengah, Minggu (27/12). Tahun ini subsidi buat PT KAI naik menjadi Rp1,82 triliun. Akibatnya, harga tiket sebagian kereta berubah.

Pemerintah menambah dana subsidi alias Public Service Obligation (PSO) buat PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk operasional tahun 2016. Tahun ini, PT KAI akan mendapat dana subdisi sebesar Rp1,82 triliun.

"Naik 20 persen dari tahun 2015 lalu sebesar Rp 1.52 triliun," kata VP Public Relations PT KAI, Agus Komarudin, Kamis (31/12) lewat siaran pers yang dikirimkan kepada Kompas.com.

Dengan penambahan subsidi ini, maka PT KAI akan mengubah tarif beberapa kereta api kelas ekonomi untuk sejumlah rute, sesuai alokasi subsidi yang ditambah dalam kontrak Public Service Obligation 2016.

Menurut Agus, dana subsidi 2016 akan dialokasikan untuk KRL Jabodetabek sebesar Rp1,11 triliun. "Subsidi terbesar diberikan kepada penumpang KRL," kata Agus. Subsidi ini naik naik 30 persen dari tahun 2015 sebesar Rp858,12 miliar.

Pemberian subsidi terbesar kepada penumpang KRL untuk menjaga tarif agar tetap terjangkau. KAI berharap masyarakat di Jabodetabek dan sekitarnya memilih menggunakan moda transportasi KRL daripada kendaraan pribadi.

Tahun lalu, subsidi Rp858,12 miliar habis sebelum tahun berganti. Akibatnya, di pertengahan November, tarif KRL hampir dinaikkan. Tapi batal karena Pemerintah kembali menambahi subsidi Rp160 miliar.

Sisa dana subsidi 2016 dibagi buat kereta ekonomi jarak jauh sebesar Rp105,76 miliar, kereta jarak sedang Rp133,5 miliar, kereta jarak dekat Rp409 miliar, KRD Ekonomi Rp 62,5 miliar dan kereta Lebaran Rp 1,46 miliar.

Menurut data yang dilansir CNN Indonesia, kereta yang akan mendapatkan subsidi untuk pertama kalinya di tahun ini, harga tiketnya akan turun. Ada yang harga tiketnya turun pada 1 Januari 2016. Daftar kereta tersebut adalah;

KA Probowangi (Surabaya Gubeng- Probolinggo), harga tikenya turun dari Rp40 ribu menjadi Rp32 ribu. KA Rangkas Jaya (Rangkasbitung-Tanahabang), harga tiket turun dari Rp15 ribu menjadi Rp5.000.

KA Srilelawangsa (Medan-Binjai), harga tiket turun dari Rp10 ribu menjadi Rp5.000.

KA Kedung Sepur (Semarang Poncol- Ngrombo), harga tiket turun dari Rp25 ribu menjadi Rp10 ribu.

Ada pula yang harga tiketnya turun 1 April nanti. Yakni;

KA Tegal Ekspres (Tegal-Pasar Senen), harga tiket turun dari Rp60-75 ribu menjadi Rp50 ribu.

KA Maharani (Surabaya Pasar Turi-Semarang Poncol), harga tiket tuurn dari Rp75-90 ribu menjadi Rp50 ribu.

Kendati dana subsidi ditambah, ada beberapa kereta api yang dulu dapat subsidi, tahun ini subsidinya justru dihapus. Akibatnya, harga tarifnya akan naik per 1 April 2016. Lima kereta yang harga tikernya akan naik adalah :

KA Kertajaya (Pasar Senen - Surabaya Pasar Turi)

KA Kutojaya Utara (Pasar Senen - Cirebon - Kutoarjo)

KA Progo (Lempuyangan - Pasar Senen)

KA Tawang Jaya (Semarang Poncol - Pasar Senen)

KA Tegal Arum (Tegal - Pasar Senen).

Tapi belum dijelaskan berapa kenaikan harga tiket yang akan dibebankan pada penumpang.



from RSS Beritagar.id http://ift.tt/1RfHCOr
via Hatree Indonesia

Posting Komentar

Lagi Hangat