Sit up tak lagi direkomendasikan oleh ahli kebugaran

Seorang wanita sedang melakukan gerakan sit up. Kini sit up tidak lagi direkomendasikan oleh ahli kebugaran.
Seorang wanita sedang melakukan gerakan sit up. Kini sit up tidak lagi direkomendasikan oleh ahli kebugaran.

Jika berbicara tentang sit up, mau tidak mau ingatan akan melambung pada bentuk hukuman dalam berbagai latihan kedisiplinan di sekolah atau kampus.

Sit up dilakukan dengan cara membaringkan diri pada sebuah media datar, baik menggunakan matras maupun langsung di lantai atau tanah. Kedua lutut bisa dilipat ke atas atau bisa pula sejajar dengan lantai. Lalu, badan dipaksa bangun hingga hidung bisa mencium lutut sendiri atau minimal kepala mengarah ke lutut.

Banyak orang percaya bahwa sit up akan memperkuat otot perut dan punggung.

Namun ternyata saat ini Angkatan Laut Amerika serikat, seperti dilansir Navy Times, tidak lagi merekomendasikan sit up sebagai salah satu ujian kebugaran yang wajib dijalani oleh semua prajurit dua kali dalam setahun.

Rekomendasi itu menyebutkan bahwa sit up merupakan gerak badan yang sudah ketinggalan zaman karena menyebabkan cedera punggung bagian bawah. Dalam sebuah studi ditemukan 56 persen prajurit mengalami cedera yang disebabkan oleh sit up.

Sebelumnya Angkatan Bersenjata Kanada juga menghapus sit up dari ujian kebugaran prajurit-prajuritnya karena potensi cedera yang bisa ditimbulkan gerakan sit up. Selain itu mereka juga tidak menemukan adanya hubungan nyata antara gerakan sit up dengan tugas sebagai seorang prajurit.

Sementara itu, Dr Stuart McGill, seorang profesor biomekanik tulang belakang dari University of Waterloo, Kanada, menyebutkan bahwa saat seseorang melakukan sit up ada beban setara 340 kg yang menindih tulang belakang.

Beban seberat itu akan menekan saraf dan berpotensi menyebabkan sakit punggung. Jika itu terjadi, bantalan yang berada di antara tulang belakang bisa keluar dari posisinya. Itulah yang dalam dunia kedokteran disebut herniated disc.

Jika memang sit up "diharamkan", gerakan pengganti seperti apa yang direkomendasikan oleh para ahli kebugaran?

How To: Plank

David Peterson, seorang komandan departemen pendidikan fisik Akademi Angkatan Laut Amerika Serikat, menyarankan mengganti sit up dengan plank. Dalam sebuah artikel di Strength and Conditioning Journal Peterson menyebutkan bahwa plank lebih aman dan lebih relevan bagi tugas keprajuritan.

Plank awalnya merupakan gerakan yoga. Seperti ditunjukkan dalam video, plank yang paling sederhana dilakukan dengan cara meletakkan kedua tangan pada lantai.

Usahakan agar tangan bertumpu pada siku. Jagalah agar dada dan perut tidak menyentuh lantai. Luruskan kaki dan bertumpulah pada ujung jemari kaki. Posisikan kaki sejajar dengan pinggul. Perlu diperhatikan, posisi bokong harus lurus. Hal ini kerap terlupakan. Posisi bokong tidak boleh menungging atau terlalu turun ke lantai. Jadi, posisi tubuh terlihat seperti tengkurap yang lurus, tetapi bertumpu pada tangan dan kaki.



from RSS Beritagar.id http://ift.tt/1Rkys3a
via Hatree Indonesia

Posting Komentar

Lagi Hangat