Platini urung ikut pemilihan presiden FIFA

Michel Platini
Michel Platini

Michel Platini, eks presiden UEFA, menarik diri dari persaingan pemilihan presiden baru FIFA, Kamis (7/1/2016). Legenda sepak bola Prancis ini mengaku tak punya waktu untuk melakukan kampanye.

Platini tengah menjalani hukuman pengucilan (banned) dari seluruh kegiatan sepak bola resmi. FIFA menghukumnya delapan tahun pengucilan bersama mantan presiden FIFA Sepp Blatter pada 21 Desember 2015.

Mereka berdua dihukum karena melakukan "konflik kepentingan" dalam urusan pembayaran uang 2 juta franc Swiss pada 2011. Blatter menyatakan siap melawan hukuman itu. Sementara Platini mengajukan banding.

Itu sebabnya Platini tak punya waktu untuk fokus pada persaingan menuju kursi nomor 1 FIFA. "Saya tidak punya waktu lagi untuk menemui pemilik suara, bertemu orang-orang, atau bersaing dengan kandidat lain," kata Platini kepada L'Equipe (h/t The Wall Street Journal).

Apabila Platini tidak mundur, waktunya untuk berkampanye pun sangat sedikit. Mantan pemain Juventus ini akan tahu nasibnya pada 26 Januari nanti saat Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) memutuskan berkas bandingnya terhadap hukuman Komite Etik FIFA.

Andai Platini dinyatakan tak bersalah oleh CAS, waktunya untuk berkampanye praktis hanya kurang dari sebulan. Kongres Luar Biasa FIFA untuk memilih presiden baru akan digelar di Zurich, Swiss, pada 26 Februari 2016.

Sebenarnya, menurut klaim Platini, ada 150 dari 290 total suara yang bakal memilih dirinya. Namun dengan catatan, Platini tetap ikut pemilu ini. "Saya selalu berjuang dalam hidup. Tapi kali ini saya tak punya kesempatan."

Kesempatan yang dimaksud Platini adalah hukuman bagi dirinya. FIFA membuat dirinya tak punya kesempatan untuk bersaing secara sama kuat dengan lima kandidat lain.

Dengan menarik diri mundur, Platini kini akan fokus membela diri pada sidang di CAS. Platini, yang mengantar Prancis juara Piala Eropa 1984, ingin membuktikan dirinya tak bersalah.



from RSS Beritagar.id http://ift.tt/1OeknA7
via Hatree Indonesia

Posting Komentar

Lagi Hangat