Motif syal H&M memancing protes

Tallit
Tallit

Di penghujung 2015 produsen pakaian ternama ini jadi buah bibir berkat kolaborasi dengan Balmain. Mengawali 2016, H&M kembali jadi berita.

Namun kali ini bukan karena prestasi, melainkan protes. Motif syal yang mereka produksi mengundang kontroversi. Dilansir Daily Mail, meresahkan kelompok masyarakat tertentu.

Syal tersebut berwarna krem muda dengan garis hitam yang berjajar horizontal. Produk ini dijual seharga Rp249.000 Syal dengan detail rumbai ini ternyata memiliki motif dan bentuk yang sama dengan tallit. Kain yang dipakai oleh umat Yahudi untuk beribadah.

Bentuk dan motif dari syal ini juga mempunyai arti khusus bagi para penganutnya. Sehingga tindakan H&M menjualnya untuk kebutuhan mode dianggap telah melecehkan agama tersebut.

Karena itu, H&M dihujani kritik oleh para konsumennya di Twitter. Beberapa orang bahkan terang-terangan menyampaikan kekecewaannya pada jenama mode khas anak muda tersebut.

Vogue mewartakan, H&M telah meminta maaf atas insiden ini pada hari Jumat pagi (8/1/2016). "Kami sangat meminta maaf apabila telah menyinggung siapapun dengan syal ini. Semua orang diterima dengan baik di H&M dan kami tidak pernah menggunakan elemen agama maupun politik." Begitu bunyi permintaan maaf H&M.

Mereka juga mengatakan bahwa kemiripan yang terjadi tidak disengaja. H&M hanya menggunakan motif garis-garis yang akan jadi tren musim ini sebagai motif syal yang mereka produksi.

Ternyata, ini bukan kali pertama perusahaan asal Swedia tersebut tersangkut masalah serupa. Pada 2014 H&M juga pernah mengeluarkan kaus tanpa lengan dengan gambar yang menyinggung agama tertentu.

Setahun sebelumnya, jenama yang banyak diincar pegiat mode ini juga meluncurkan ikat kepala beraksen bulu burung yang ternyata menyinggung sebuah suku di Amerika.

WWD melansir bahwa H&M akan segera menarik seluruh syal yang tersebar di beberapa negara dan tidak menjualnya lagi, terutama di Israel.

Namun, hingga 9 Januari 2016 saat ini syal tersebut masih dijual di H&M Amerika Serikat dan juga di situs resminya.



from RSS Beritagar.id http://ift.tt/1ScJHfK
via Hatree Indonesia

Posting Komentar

Lagi Hangat