Mencegah keki di malam hari

Ini caranya menghindari keki di malam hari, mengingat besok masih hari kerja.
Ini caranya menghindari keki di malam hari, mengingat besok masih hari kerja.

Banyak pekerjaan kini bisa dilakukan di mana saja. Asalkan koneksi internet tersedia.

Karenanya, pulang ke rumah untuk beristirahat menjadi tak serelevan dulu. Sampai di rumah, kita masih membalas surel. Ada pula yang melanjutkan pekerjaan.

Bahkan saat kita menghabiskan waktu 8 jam sehari (atau lebih) untuk bekerja, sulit rasanya tak memikirkan pekerjaan di rumah.

Terutama jika ada pekerjaan yang belum selesai. Bayang-bayang pekerjaan menghantui pikiran. Istirahat seolah jadi momok. Bagaimana mungkin kita bisa istirahat jika tubuh dan pikiran tidak dalam kondisi rileks.

Akhirnya kita jadi keki. Setidaknya 5 hari kerja dari 7 hari sepekan. Terus berulang.

Brandon Smit dari Ball State University menawarkan solusi lewat kesimpulan dari hasil risetnya. Kita hanya butuh pena dan kertas. Ponsel pintar juga bisa.

Yang harus kita lakukan hanya menulis sebelum pulang. Tulis dengan spesifik rencana atau target kerja Anda besok.

Misal, saya akan berangkat kerja pukul 7 dan mulai bekerja pukul 9. Menyelesaikan laporan sebelum jam 12. Setelah itu makan siang sambil rapat dengan tim.

Dengan menulis secara spesifik, pertisipan dalam riset Smit terbukti dapat melepaskan pikiran dari pekerjaan, saat berada di rumah.

Bagaimanapun, menata pikiran adalah kunci.

WikiHow menyarankan, bayangkan pikiran kita layaknya sebuah komputer. Sebagai pemilik, kita bebas mengatur banyak map (folder) di dalamnya. Senang, marah, fokus dan lain-lain. Satu untuk setiap buah pikiran.

Kita hanya boleh membuka map satu persatu, saat dibutuhkan. Misal saat kerja, buka map fokus. Saat istirahat, buka map senang.

Jangan lupa untuk menutupnya setelah selesai. Dengan demikian pikiran tak menumpuk. Simpan rasa khawatir dalam satu map untuk dibuang. Saat pikiran mandek, tekan tombol refresh, lakukan meditasi.



from RSS Beritagar.id http://ift.tt/1OJZ3lr
via Hatree Indonesia

Posting Komentar

Lagi Hangat