Meditasi berefek sama dengan olahraga

Jika Anda mencari cara untuk menjaga kesehatan namun tidak mempunyai banyak waktu untuk melakukan joging, misalnya, cobalah pilih meditasi sebagai jalan keluarnya.
Jika Anda mencari cara untuk menjaga kesehatan namun tidak mempunyai banyak waktu untuk melakukan joging, misalnya, cobalah pilih meditasi sebagai jalan keluarnya.

Meditasi telah diketahui bisa membuat libido lebih sehat, menurunkan tekanan darah, menjauhkan stres, dan membuat makan lebih sehat.

Kini sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal PLOS ONE menyebutkan bahwa mempraktikkan teknik meditasi transendental mampu merangsang produksi telomerase, sebuah enzim yang berperan dalam menurunkan tekanan darah dan penyakit jantung.

Untuk melakukan penelitian ini, para ilmuwan dari Howard University Medical Center merekrut 48 pria dan wanita Amerika keturunan Afrika yang didiagnosis menderita tekanan darah tinggi tingkat pertama.

Orang Amerika keturunan Afrika dipilih sebagai bahan penelitian karena jumlah mereka yang menderita penyakit tekanan darah tinggi dan kardiovaskular lebih banyak daripada orang dari ras lainnya.

Mereka kemudian dibagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama melakukan meditasi transendental dan diberi pelatihan kesehatan dasar.

Meditasi transendental dilakukan dengan cara duduk nyaman dan menutup mata selama 20 menit, dua kali dalam sehari, sehingga tubuh dan pikiran benar-benar merasa damai.

Kelompok kedua melakukan perubahan gaya hidup seperti mengurangi asupan garam, minum alkohol dalam jumlah sekadarnya saja, melakukan aktivitas fisik reguler, dan menurunkan berat badan. Caranya adalah mengikuti sebuah program kesehatan selama 16 pekan.

Kedua kelompok ternyata menunjukkan adanya peningkatan kadar telomerase dan penurunan tekanan darah.

"Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mengurangi stres dan mengubah gaya hidup mungkin menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kadar telomerase," ujar Otelio Randall, seorang dokter pada Howard University College of Medicine yang terlibat dalam penelitian ini kepada The Health Site.

"Ini merupakan informasi baru yang berharga. Hasil penelitian bersangkut paut dengan penyakit kardiovaskular dan mekanisme molekular yang terlibat dalam meditasi transendental," kata John Fagan, seorang profesor biologi molekular pada Maharishi University of Management dan menjadi peneliti senior dalam studi ini seperti dilansir Medical News Today.

"Hubungan antara meningkatnya kadar telomerase dan menurunnya tekanan darah yang diteliti pada populasi yang berisiko tinggi menimbulkan hipotesis bahwa telomerase mungkin merupakan penanda menurunnya tekanan darah atau sebuah mekanisme menurunnya tekanan darah akibat menurunnya tingkat stres dan perubahan gaya hidup," demikian salah satu kesimpulan dalam penelitian ini seperti diungkapkan situs EurekAlert.

Meskipun studi ini hanya melibatkan orang-orang Amerika keturunan Afrika, nampaknya temuan dalam penelitian ini berlaku bagi semua orang apapun ras mereka.

Jadi, jika Anda mencari cara untuk menjaga kesehatan namun tidak mempunyai banyak waktu untuk melakukan joging, misalnya, cobalah pilih meditasi sebagai jalan keluarnya.



from RSS Beritagar.id http://ift.tt/1SLUjSb
via Hatree Indonesia

Posting Komentar

Lagi Hangat