Komponen cepat habis pada motor yang harus Anda perhatikan

Ilustrasi mekanik bengkel sedang mengganti ban
Ilustrasi mekanik bengkel sedang mengganti ban

Libur panjang tahun baru telah usai dan bagi Anda yang menghabiskannya dengan berjalan-jalan mengendarai motor, ada baiknya untuk segera memeriksa komponen-komponen motor Anda.

Berbicara komponen sepeda motor, pasti kita berbicara tentang kelayakan serta umur komponen itu sendiri. Beberapa komponen memiliki umur yang beragam yang pastinya harus melewati masa penggantian. Baik melalui tolok ukur kilometer, atau menurunnya fungsi suku cadang tersebut.

Berikut ini komponen-komponen yang harus mendapatkan perhatian lebih dari pemotor karena, menurut laman Kompas.com, komponen ini termasuk cepat masa pakainya.

Busi

Komponen ini merupakan salah satu kebutuhan vital bagi mesin motor. Busi berfungsi sebagai pemantik pembakaran bahan bakar motor. Disarankan untuk mengganti komponen ini setiap kendaraan telah menempuh 6.000 kilometer.

Apabila lalai, maka akan berdampak pada performa mesin motor yang loyo, panas mesin berlebihan, hingga borosnya penggunaan bahan bakar.

Kampas rem

Salah satu suku cadang vital ini memang tak bisa disepelekan. Habisnya masa fungsi kampas rem akan berdampak pada pengikisan disk brake (cakram rem).

Apabila motor Anda digunakan untuk aktivitas harian, ada baiknya Anda menggantinya setiap 12.000 kilometer, atau kurang dari itu.

Filter oli

Elemen ini juga tak kalah penting. Sebagai penyaring oli yang berfungsi sebagai penunjang pelumasan mesin motor, filter oli tak boleh luput pengawasannya. Disarankan Anda untuk mengganti komponen ini saat titik jarak tempuh menunjukkan angka 9.000 kilometer, dan kelipatannya.

Apabila Anda lalai, maka efek fungsi dan kualitas oli akan menurun, hingga mengganggu kinerka mesin. Dan yang paling fatal adalah komponen mesin akan lebih cepat aus hingga mesin tak bekerja optimal.

Filter udara

Pun tak kalah penting. Sebagai penyaring udara ke ruang bakar mesin, komponen ini pun perlu diganti setiap 9.000 kilometer.

Efek yang ditimbulkan ketika Anda lalai mengganti komponen ini adalah borosnya konsumsi bahan bakar serta performa mesin yang cepat drop.

Sementara itu bagi Anda pengguna motor berjenis skutik. Ada beberapa komponen lain yang harus juga diperhatikan. Biasanya komponen ini berkaitan dengan kinerja Continuously Variable Transmission (CVT).

Roller

Inilah salah sau komponen yang mendukung kinerja serta menjadi salah satu penentu performa motor jenis matik. Roller disarankan untuk diganti pada medio 24.000 kilometer berlaku kelipatan, atau, ketika terlihat aus, ada baiknya langsung Anda ganti. Performa motor yang tiba-tiba menurun serta tarikan motor terasa berat menjadi tanda saatnya mengganti roller motor matik Anda.

Kampas kopling

Karena motor otomatis juga menggunakan kinerja kopling otomatis, maka bagian ini pun menjadi penting untuk mendapatkan perhatian khusus.

Panas mesin berlebihan, bahan bakar boros, serta ausnya elemen mesin lainnya menandakan kampas kopling sudah harus diganti, setidaknya setiap kelipatan jarak tempuh 24.000 kilometer.

V-belt

Komponen penunjang dalam performa motor matik ini memang perlu mendapatkan perhatian khusus. Masuknya debu melalui filter udara serta buka tutup gas (throttle) saat motor tengah dipacu, akan mempengaruhi umur komponen ini.

Pihak pabrikan pun menyarankan Anda mengganti komponen ini setelah merasakan masalah performa mesin disertai bunyi bising pada CVT. Alpa dalam mengganti V-belt pada setiap 25.000 kilometer, akan berimbas rusaknya komponen lain dalam CVT.

Beberapa komponen pendukung kelistrikan seperti bohlam dan aki, serta komponen kaki-kaki yang mencakup roda, gir set, serta seal karet (sil) yang berada pada poros pelek pun ada baiknya tetap Anda perhatikan.

Komponen-komponen tadi juga tak kalah menentukan performa, kenyaman, serta keseimbangan motor ketika digunakan. Demikian Harga Motor menyarankan.



from RSS Beritagar.id http://ift.tt/1RuKZBd
via Hatree Indonesia

Posting Komentar

Lagi Hangat