Komedian Budi Anduk meninggal dunia

Komedian Budi Anduk saat difoto oleh fotografer Tempo, Dwianto Wibowo (1/5/2009).
Komedian Budi Anduk saat difoto oleh fotografer Tempo, Dwianto Wibowo (1/5/2009).

Komedian Budi Prihatin (47 tahun), atau lebih dikenal dengan nama Budi Anduk telah menghembuskan nafas yang terakhir di Rumah Sakit Dharmais, Jakarta, hari Senin (11/1/2016) pukul 14.45 WIB.

Seperti diwartakan oleh Tribunnews, Budi meninggal dunia disebabkan komplikasi penyakit kanker dan paru-paru. Rekan Budi sesama komedian, Parto Patrio menjelaskan kronologi sakit yang diderita rekannya tersebut.

"Dia sudah lama menderita penyakit kanker. Selain itu, Lebaran lalu saat pulang kampung ke Cirebon, dadanya sesak. Sewaktu didiagnosa ada cairan dalam paru-parunya," ujar Parto.

Parto mengatakan, selama menderita sakit paru-paru Budi lebih memilih menggunakan pengobatan alternatif dibandingkan ke dokter.

Kepada Liputan6.com, Parto bercerita pernah menanyakan hal tersebut kepada Budi. "Saya pernah tanya, apa karena kekurangan biaya makanya Budi tidak mau ke dokter. Saya bilang dia tinggal naik ambulans, biayanya biar saya tanggung. Tapi dia jawab bukan."

Arie Untung, rekan Budi di acara komedi Tawa Sutra mengatakan bahwa Budi tidak pernah memperlihatkan penyakitnya.

"Budi Anduk tidak pernah memperlihatkan penyakitnya di depan kami. Jadi, dia terlihat selalu sehat. Dia selalu tertawa. Jadi, sama sekali tidak kelihatan. Orangnya benar-benar lucu dan humoris," jelas Arie.

Bopak Castello, sahabat Budi yang juga pelawak juga menuturkan hal yang sama. "Budi tidak pernah mengeluh. Dia selalu bilang kalau dia sehat, tidak kenapa-kenapa," ujar Bopak kepada Liputan6.com.

Dilansir dari MetroTVNews.com, jenazah telah dikebumikan di taman pemakaman umum yang berlokasi di Jalan Cempaka Baru No.3 RT 005, RW 004, Kelurahan Jati Cempaka, Kecamatan Pondok Gede, Bekasi. Ia dikuburkan di samping makam ibunya.

Budi Anduk lahir dengan nama Budi Prihatin di Jakarta, 6 Februari 1968. Ia pertama kali dikenal publik saat ikut membintangi acara komedi Ngelaba di tahun 1996 dengan tiga anggota Patrio yaitu Akrie, Parto dan Eko.

Nama Budi semakin melambung setelah membintangi acara komedi Tawa Sutra bersama Pepi, Arie Untung, (almarhum) Ade Namnung, Aldi Taher dan Sabria Kono. Bisa dibilang Budi adalah orang yang membuat panggilan "coy" menjadi populer.



from RSS Beritagar.id http://ift.tt/22Wa4uj
via Hatree Indonesia

Posting Komentar

Lagi Hangat