Kiat merawat pelek mobil

Pelek ban adalah salah satu daya tarik sebuah mobil
Pelek ban adalah salah satu daya tarik sebuah mobil

Selain memperhatikan ban sebagai elemen penting sebuah kendaraan, ada baiknya Anda juga memahami pelek sebagai penyokong kinerja ban agar lebih efisien.

Seperti cara memilih ban dan merawat ban, pelek juga perlu dirawat ruwin. Kebetulan pelek ban melindungi bagian terdalam kaki-kaki mobil, seperti kampas rem dan disk brake (piringan cakram rem).

Menurut Nieza, Manajer Trijaya Ban 83 area Otista, Jakarta Timur, kondisi pelek bisa terpelihara baik apabila tekanan angin ban rutin diperiksa. Demikian informasi itu dilansir Indonesia Autos Blog.

"Kalau perlu sebulan sekali dicek tekanan angin, jangan kurang, jangan lebih. Karena, ketika terkena lubang, atau benturan keras ban dapat melindungi Velg," jelas Nieza.

Apabila Anda memacu mobil dalam kecepatan tinggi dan menghantam lubang, hal tersebut dapat menyebabkan pelek menjadi rusak seperti penyok, peyang, terkelupas, atau bahkan retak.

"Itu membuat laju mobil bisa tidak terkendali, berbahaya," tambah Nieza.

Biaya untuk memperbaiki kerusakan pelek tergolong mahal, yakni berada pada kisaran Rp150 ribu untuk kerusakan ringan hingga Rp600 ribu untuk kerusakan berat.

Selain itu, pelek juga harus dibersihkan secara benar. Nieza memberi empat kiat mencuci pelek.

  1. Jangan cuci pelek dalam kondisi masih panas. Tunggu hingga kondisi pelek dingin. Mencuci pelek dalam keadaan panas bila menyebabkan jamur muncul.
  2. Jika pelek mobil Anda kotor, ada baiknya segera membersihkan. Jangan lupa membersihkan hingga ke bagian sela-sela.
  3. Tidak disarankan menggunakan sabun colek untuk membersihkan pelek mobil. Anda sebaiknya menggunakan sampo khusus pelek. Demikian pula pelek mobil Anda berbahan krom. Gunakan gunakan sampo khusus pelek krom.
  4. Apabila pelek mobil Anda terkena aspal yang menempel, hindari membersihkannya dengan air atau dikerok. Bersihkan dengan minyak tanah atau bensin. Setelah itu baru dibilas dengan sampo khusus pelek.

Sementara menurut Mobilku.org, membersihkan pelek mobil juga perlu disesuaikan dengan jenis material pelek. Antara lain bila pelek terbuat dari alumunium atau alloy, usahakan tidak terlalu keras menyikat agar tak muncul goresan pada bodi pelek.

Jangan lupakan pula cairan pembersih khusus pelek bermaterial alumunium. Setelah itu bersihkan dengan lap lembut atau lap penyedot air secara perlahan.

Lantas, bagaimana jika terdapat kerak/karat pada pelek mobil?

Tergantung apa jenis pelek Anda. Bila Anda sudah mengganti pelek berlapis krom, Anda bisa menggunakan minyak tanah, bensin, atau obat jamur kaca untuk mengangkat kotorannya.



from RSS Beritagar.id http://ift.tt/1Z1XgmR
via Hatree Indonesia

Posting Komentar

Lagi Hangat