Ini alur layanan izin investasi 3 jam

Siluet wartawan saat penyampaian target pertumbuhan investasi 2016 BKPM, di Jakarta, Jumat (8/1/2016). BKPM menargetkan pertumbuhan investasi 2016 sebesar Rp 594,8 triliun naik 14 persen dibandingkan target yang dicanangkan pada tahun 2015 sebesar Rp 519 triliun.
Siluet wartawan saat penyampaian target pertumbuhan investasi 2016 BKPM, di Jakarta, Jumat (8/1/2016). BKPM menargetkan pertumbuhan investasi 2016 sebesar Rp 594,8 triliun naik 14 persen dibandingkan target yang dicanangkan pada tahun 2015 sebesar Rp 519 triliun.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meresmikan peluncuran izin investasi 3 jam di kantor Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Senin (11/1/2016).

Sebenarnya, pada 1 Desember 2015 lalu, BKPM sudah melakukan peluncuran layanan investasi 3 jam. Namun, usai diluncurkan, ternyata masih terdapat berbagai persoalan, salah satunya pada Tanda Daftar Perusahaan (TDP), yang mengakibatkan sejumlah investor tidak dapat sepenuhnya mendapatkan 8 produk perizinan.

Layanan investasi 3 jam ini adalah terobosan dari pemerintah untuk memudahkan para investor yang akan menanamkan modalnya maupun melakukan investasinya di Indonesia, dengan terdapat 9 produk di mana salah satu produknya merupakan informasi pertanahan dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang.

Kepala BKPM, Franky Sibarani menjelaskan, untuk bisa mendapatkan pelayanan izin investasi 3 jam ini ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, di antaranya nilai investor minimal Rp100 miliar atau senilai USD7,5 juta atau dengan penyerapan tenaga kerja dalam negeri setidaknya sebanyak 1.000 orang.

Seperti yang dilansir Liputan6.com, produk-produk perizinan yang akan diberikan pada investor layanan izin investasi 3 jam adalah izin investasi, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Akta Pendirian Perusahaan dan SK Pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM, Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Izin Memperkerjakan Tenaga Asing (IMTA) dan Rencana Penggunaan.

Selain itu juga izin Tenaga Kerja Asing (RPTKA), Angka Pengenal Importir Produsen (API-P), dan Nomor Induk Kepabeanan (NIK).

BKPM juga telah menyiapkan dua pendamping investor yang akan membantu dalam pengurusan layanan investasi 3 jam dan dapat ditambah sesuai kebutuhan. Investor yang datang akan langsung konsultasi dengan Direktur Pelayanan BKPM sekaligus menyerahkan data dan dokumen yang dibutuhkan.

"Jadi investor tinggal duduk manis dan ngopi-ngopi di ruang tunggu, dan nanti pendamping investor yang akan membantu pengurusan izin investasi, akta pendirian, NPWP dan surat booking tanah hanya dalam 3 jam saja," kata Deputi Bidang Pelayanan Penanaman Modal BKPM, Lestari Indah.

Sementara dokumen yang harus dipersiapkan, yaitu, identitas investor calon pemegang saham perusahaan KTP/Paspor dan/atau akta perusahaan pemegang saham perusahaan Indonesia maupun asing. Juga menyertakan alur proses produksi dari bahan baku sampai barang jadi (flowchart) kegiatan usaha.

Alur layanan izin investasi untuk mendapatkan 4 fasilitas kemudahan itu, antara lain dimulai dari:

  1. Investor datang ke BKPM mengambil nomor antrean
  2. Investor melakukan konsultasi dengan Direktur Pelayanan BKPM terkait rencana investasinya sekaligus menyerahkan data dan dokumen yang dibutuhkan
  3. Investor menunggu sementara Pendamping Investor melakukan pengurusan perizinan investasi
  4. Di sinilah peran pendamping investor yang harus mengurusi perizinan yang akan diterima investor dari BKPM, Notaris, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)
  5. Pendamping investor mengurus pembuatan hak akses SPIPISE, dan pembuatan izin investasi. Lalu pemesanan nama perusahaan, pembuatan akta pendirian perusahaan dan pengesahan akta oleh Kementerian Hukum dan HAM. Kemudian disusul pembuatan NPWP perusahaan serta terakhir, informasi ketersediaan lahan
  6. Tahapan akhir, investor sudah bisa membawa izin investasi, akta perusahaan, NPWP dan surat booking tanah.

Hingga Desember 2015, BKPM mencatat ada tiga perusahaan penanaman modal asing (PMA) dan satu penanaman modal dalam negeri (PMDN) dengan total nilai investasi Rp17,11 triliun yang tercatat telah memanfaatkan layanan izin investasi 3 jam.



from RSS Beritagar.id http://ift.tt/1K8bmqC
via Hatree Indonesia

Posting Komentar

Lagi Hangat