Ilmu kepelatihan Djadjang Nurdjaman dipastikan meningkat

Djadjang Nurdjaman berbicara dengan para jurnalis soal keberangkatan ke Italia pada jumpa pers di Bandung, Jawa Barat, 12 Januari 2016
Djadjang Nurdjaman berbicara dengan para jurnalis soal keberangkatan ke Italia pada jumpa pers di Bandung, Jawa Barat, 12 Januari 2016

Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman akan berangkat menuju Italia besok (Kamis, 14/1/2016) untuk menuntut ilmu kepelatihan di klub Internazionale Milan. Tidak tanggung-tanggung, eks pemain Persib pada era 80-an ini akan belajar selama satu tahun.

Ini adalah wujud nyata program kerja sama antara Persib dengan Inter yang diikat pada Jumat silam (8/1). Demikian dilansir laman resmi klub berjuluk Maung Bandung tersebut.

Dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (13/1), Erik Thohir sebagai pemilik Inter Milan mengatakan kerja sama dengan Persib bukan akal-akalan dan juga tidak asal-asalan. Program kerja sama itu diberi nama "Dua Biru Bersatu."

Sudah jelas, biru adalah warna utama Persib dan Inter. Erik juga salah satu pihak pemegang saham Persib melalui perusahaan investasinya, Northstar.

Apa saja yang akan dipelajari Djadjang di Akademi Sepak Bola Inter?

Glenn Sugita, Direktur Utama Persib, menjelaskan lewat Twitter, pelatih berusia 51 itu akan mendapat asupan metodologi kepelatihan Inter Milan untuk usia muda U-16 dan U-19.

Sementara Erik dilansir Antaranews mengatakan; Djadjang akan mengikuti program U-16, Primavera, dan Tim B Inter.

Djadjang mengaku bangga dan senang bisa menimba ilmu di Italia. Apalagi selain di Inter, Djadjang juga akan mendapat asupan ilmu kepelatihan di Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).

Sementara untuk mengatasi perbedaan bahasa, Djadjang akan ditemani penerjemah. Di Italia, Djadjang juga berkesempatan bertemu dengan putrinya yang menikah dengan orang Italia dan tinggal di Verona.

Selain itu, Djadjang juga disertai tiga pemain muda Diklat Persib untuk berlatih di Inter meski durasinya tidak sampai setahun. Mereka adalah Gian Zola Nugraha, Junjun Syaefuloh, dan Febri.

"Jelas senang dan bangga. Saya sudah tidak punya kata-kata lagi," kata Gian ketika ditanyakan kesannya soal kesempatan berharga ini.

Namun sayang, kepergian Djadjang tak bisa dilengkapi dengan laga eksibisi antara Persib dengan Persipasi Bandung Raya. Penyebabnya laga itu akan dimainkan di Bekasi, Sabtu (14/1), atau dua hari setelah Djadjang berangkat.

"Terima kasih, ini merupakan penghargaan yang sangat besar buat saya," kata pelatih yang mengantar Persib juara Liga Super Indonesia 2014 itu diwartakan Super Skor.



from RSS Beritagar.id http://ift.tt/1ni3sGa
via Hatree Indonesia

Posting Komentar

Lagi Hangat