Gembok Cinta Malang menuai kontroversi

Instalasi 'Gembok Cinta' berbentuk prisma di Balai Kota Bandung, Jawa Barat, Senin, 22 September 2014.
Instalasi 'Gembok Cinta' berbentuk prisma di Balai Kota Bandung, Jawa Barat, Senin, 22 September 2014.

Maksud hati ingin menarik wisatawan dan mengajak warga Malang mencintai kotanya, Pemerintah setempat justru menuai kritik. Gembok Cinta di Malang tak disambut hangat semua kalangan, meski populer di kalangan anak muda setempat, .

Dilansir Antara, Minggu (9/1/2016), Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Malang menggagas gembok cinta itu belum genap sebulan. Bingkai jeruji ini diharapkan bisa menjadikan obyek menarik pengunjung. Gembok cinta bernuansa pink tersebut diharapkan juga memperkaya taman tematik.

Gembok cinta di Malang berupa bingkai jeruji ukuran sekitar 2 x 2 meter. Lokasinya berada di tempat strategis, di taman median Jalan Veteran Kota Malang, Jawa Timur yang merupakan di kawasan mal dan kampus.

Di sekeliling bingkai itu dibentuk tulisan Ngalam i'm in Love warna pink dengan lambang hati. Meski populer di kalangan anak muda, gembok cinta menuai protes sejumlah kalangan, seperti Majelis Ulama Indonesia.

Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Malang, Baidlowi Muslich, dikutip Antara, menganggap bingkai gembok cinta itu berpotensi menggiring generasi muda ke arah negatif.

Ia mengatakan tujuan dibuatnya taman dan bingkai gembok cinta tersebut tidak jelas dan cenderung meresahkan masyarakat, terutama para orangtua. Baidlowi mengatakan kehadiran gembok cinta seolah mendukung budaya barat, apalagi lokasinya di kawasan pendidikan.

"Saya sudah mendapat laporan sekitar sepekan lalu dan keberadaan gembok cinta itu mengakrabkan anak-anak muda kita dengan budaya barat," kata Ketua MUI Kota Malang Baidlowi Muslich.

Dari sisi lahan terbuka, kehadiran gembok cinta juga ditentang Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jatim simpul Malang. Eksekutif Daerah Walhi Jatim, Purnawan D.Negara, dilansir RRI, mengatakan, pemasangan gembok cinta melanggar Perda nomor 3 tahun 2003 tentang pertamanan dan dekorasi kota.

"Berdasarkan Perda tersebut, suatu badan maupun orang dilarang untuk merusak taman yang merupakan bagian dari Ruang Terbuka Hijau (RTH)," katanya. "Pemasangan pagar gembok cinta menjadi tidak bermanfaat."

Istilah "gembok cinta" mengacu pada tujuan wisata tempat pengunjung memasang gembok sebagai tanda mengikat cinta dengan pasangannya. Gembok cinta dimiliki Bandung yang ditempatkan Plaza Balai Kota Bandung pada September 2014.

Gembok cinta mengikuti tren di dunia seperti di Paris, Prancis dan Seoul, Korea Selatan. Belakangan, Pemerintah Prancis mempereteli gembok yang menggantung di jembatan Pont de l'Archeveche karena khawatir roboh.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Malang Erik S Santoso mengatakan bingkai di depan Malang Town Square itu bukan dikonsep untuk gembok cinta, tapi untuk gantungan bunga. "Kalaupun ada memasang gembok, ya itu sebagai bentuk kreativitas anak-anak muda saja," katanya.

Erik menjelaskan tulisan Ngalam i'm in Love" yang terpampang di spot berbentuk hati dan bernuansa pink itu memiliki arti mengajak warga mencintai Kota Malang. Simbol cinta tidak hanya untuk lawan jenis, tapi cinta itu luas maknanya, termasuk mencintai Kota Malang.

Dinas Kebersihan dan Pertamanan, kata Erik, tengah berupaya menumbuhkan spirit Malang Kota Bunga dengan memanfaatkan ruang kosong untuk ditanami, termasuk spot yang saat ini digunakan untuk gembok cinta.

"Sebenarnya DKP akan memasang bunga dalam pot-pot kecil dan kalau soal gembok, karena jumlahnya tidak banyak jadi enggak masalah," ucapnya.



from RSS Beritagar.id http://ift.tt/1PUkIwq
via Hatree Indonesia

Posting Komentar

Lagi Hangat