Ehang 184, drone pertama di dunia yang dapat membawa penumpang

Drone Ehang 184
Drone Ehang 184

Bila mendengar nama drone, yang tergambar dalam pikiran kita sekarang ini pasti sebuah gawai berbentuk seperti pesawat alien berbaling-baling dalam ukuran kecil yang kini banyak digunakan untuk mengangkut kamera untuk merekam video atau mengambil gambar dari ketinggian.

Kini sebuah perusahaan asal Tiongkok, Ehang Inc, akan mengubah stereotip itu dengan membuat drone mutakhir yang berukuran besar.

Ehang Inc mengumumkan drone terbaru mereka ini dalam acara Consumer Electronic Show (CES) 2016 bernama Ehang 184 seperti yang dilansir TheNextWeb, Jumat (8/1/2016). Ehang 184 pun menjadi drone pertama di dunia yang memiliki kemampuan untuk mengangkut manusia.

Bentuknya mirip seperti helikopter kecil dengan empat baling-baling yang mampu mengangkut beban maksimal 130 kg. Di dalamnya terdapat sebuah kursi penumpang dan bagasi kecil.

Meskipun hanya mampu terbang selama 23 menit dalam sekali cas baterai yang memakan waktu 4 jam, Ehang 184 sudah cukup membuat mata dunia terpukau dengan inovasinya. Demi kenyaman penumpang, terdapat fitur pengatur suhu ruangan sehingga membuat kabin tetap sejuk selama penerbangan.

Karena dasarnya Ehang 184 merupakan drone, tidak dibutuhkan keterampilan khusus untuk menerbangkannya. Yang penting sang penumpang hanya perlu memahami sistem GPS, memasukkan tujuan yang diinginkan dan tinggal nikmati perjalanan.

Sisi keselamatan juga diutamakan. Ehang 184 memiliki sistem otomatis untuk turun ke darat jika terjadi keadaan darurat atau keabnormalan sistem saat beroperasi. Drone ini juga akan mencari titik aman terdekat jika baterai sudah mau habis sehingga tidak akan berhenti tiba-tiba di udara.

Ehang 184 dikembangkan dalam waktu tiga tahun termasuk setahun untuk uji coba penerbangan di Tiongkok.

Ehang 184 memiliki bodi fiber karbon ringan hanya sekitar 230 kg yang mampu melaju hingga kecepatan 100km/jam dengan ketinggian maksimum 3.500 meter dari permukaan laut. Drone ini didesain untuk terbang dengan ketinggian rata-rata 300-500 m dari permukaan tanah.

Anda tertarik? Sayangnya Ehang 184 belum dapat dibeli sekarang ini. Rencananya Ehang baru akan merilis secara komersial drone tersebut akhir tahun 2016 dengan kisaran harga jual dari USD200 ribu hingga USD300 ribu atau Rp2,7 miliar hingga Rp4 miliar.

EHANG184, world's first Autonomous Aerial Vehicle



from RSS Beritagar.id http://ift.tt/1kWuG3i
via Hatree Indonesia

Posting Komentar

Lagi Hangat