Diet DASH sekaligus turunkan tekanan darah dan berat badan

Diet DASH adalah diet yang fokus pada makanan sayuran, gandum utuh dan susu rendah lemak
Diet DASH adalah diet yang fokus pada makanan sayuran, gandum utuh dan susu rendah lemak

Ada berbagai jenis diet yang populer di masyarakat. Namun, seperti dilansir CNN Indonesia, selama enam tahun terakhir diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension) -- diet yang fokus pada makanan sayuran, gandum utuh dan susu rendah lemak -- menjadi diet paling disukai di Amerika Serikat. Berdasarkan data World Report jenis diet ini juga masih jadi yang terbaik.

"Diet DASH sangat baik karena terbukti sesuai dengan rekomendasi gizi. Diet ini memfokuskan pada konsumsi makanan kaya gizi yang seimbang, seperti buah dan sayur, protein tanpa lemak, kacang-kacangan, lemak sehat, dan produk olahan susu serta biji-bijian," ujar Sarah-Jane Bedwell, R.D., selaku ahli gizi, seperti dikutip dari Detikcom.

Seperti dipaparkan Fimela.com, diet jenis ini pertama kali dirancang oleh seorang ahli gizi bernama Marla Heller. Awalnya diet ini dikembangkan sebagai bagian dari penelitian yang dilakukan untuk mencari cara bagaimana menurunkan tekanan darah seseorang tanpa melalui proses pengobatan tertentu. Namun pada akhirnya, DASH diet ini juga mampu mengurangi lingkar pinggang.

Diet dash mengharuskan mewajibkan pengurangan asupan sodium dan natrium. Hal tersebut berkaitan dengan tujuan awal diet DASH untuk menurunkan tekanan darah. Diet Dash menetapkan asupan garam per hari hanya 2.300 miligram (sekiar 2 sendok teh) per hari. Penurunan asupan garam ini akan memaksimalkan proses penurunan berat badan.

Deherba.com menyebutkan jika seseorang melakukan diet DASH secara benar dan rutin, tekanan darah (yang terkadang menjadi komplikasi diabetes) bisa turun hanya dalam 2 pekan.

Vemale memaparkan enam aturan yang memang wajib diikuti selama menjalankan diet DASH. Apabila aturan ini bisa dijalankan, berat badan ideal yang didambakan akan mudah tercapai. Enam aturan yang wajib dipatuhi itu adalah:

  • Makan tiga kali sehari, di pagi hari, siang hari dan jam lain yang bisa diatur. Yang jelas, pastikan setidaknya makan dua jam sebelum tidur.
  • Berolahraga lebih rutin dan disiplin, setidaknya 30-45 menit setiap hari.
  • Tidur cukup dan tidak boleh begadang.
  • Minum air putih yang cukup dan menghindari asupan kafein darimanapun, termasuk teh dan kopi.
  • Kurangi garam, tetapi jangan sampai tidak mengonsumsi garam.
  • Menjaga tubuh tetap rileks dan fokus pada penurunan berat badan.


from RSS Beritagar.id http://ift.tt/1Rwtrok
via Hatree Indonesia

Posting Komentar

Lagi Hangat