Ada zat bersifat korosif dalam lambung dan hati Mirna

Foto ilustrasi racun
Foto ilustrasi racun

Setelah melakukan negosiasi selama 1,5 jam dengan keluarga almarhumah Wayan Mirna Salimin, wanita yang tewas usai meminum kopi di sebuah kafe di Grand Indonesia, polisi akhirnya diizinkan melakukan autopsi atas jenazah yang bersangkutan.

Autopsi pun dilakukan sekitar satu jam, dari pukul 00.00 WIB hingga pukul 01.00 WIB dini hari tadi, Minggu (10/1/2016).

"Kami cuma perlu periksa lambung dan hatinya," kata Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya Komisaris Besar Musyafak saat dihubungi Kompas.com.

Hasilnya, polisi mendapati adanya zat yang bersifat korosif di dua organ tersebut. Atau dengan kata lain, kemungkinan besarnya penyebab kematian Mirna yang mendadak diakibatkan oleh keracunan.

"Ada kandungan zat yang menyebabkan keracunan. Sifat zat tersebut asam. Kemungkinan besar meninggal karena keracunan," tutur Musyafak.

Sementara itu, pihak kepolisian belum menyimpulkan bahwa ada zat serupa yang ditemukan di lambung dan hati Mirna dalam es kopi Vietnam yang dipesannya. Hal itu dikarenakan masih harus menunggu hasil pemeriksaan dari Puslabfor Polri yang rencananya akan selesai pada pekan depan.

Sebelumnya, pihak kepolisian kesulitan untuk melakukan autopsi karena pihak keluarga korban menolak untuk melakukan pelaporan atas meninggalnya Mirna. Namun, polisi meyakinkan bahwa Mirna meninggal dalam kondisi yang tak wajar.

"Tadi kami sampaikan kepada keluarga, apabila tak mau autopsi maka keluarga harus membuat surat pernyataan. Setelah itu case closed dan tak akan ada lagi autopsi. Tapi kemudian keluarga bersedia untuk dilakukan autopsi," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Krishna Murti dalam Warta Kota.

Awalnya, Mirna diduga mengalami serangan jantung akibat mengonsumsi pil diet yang kemudian dilanjutkan dengan meminum kopi tersebut. Tapi kemudian berkembang rumor yang mengarah ke motif pembunuhan.

Oleh karena itu, polisi merasa perlu untuk memastikan kebenaran motif tersebut.



from RSS Beritagar.id http://ift.tt/1JCwydf
via Hatree Indonesia

Posting Komentar

Lagi Hangat