6 tanda calon pasangan menyebalkan

Simaklah tanda-tanda kapan Anda harus mengibarkan bendera merah tanda waspada.
Simaklah tanda-tanda kapan Anda harus mengibarkan bendera merah tanda waspada.

Saat membeli sepatu, kita bisa mencobanya dulu. Cocok atau tidak, sakitkah di kaki. Saat bercinta, lain soal.

Masa-masa pendekatan bisa dianggap sebagai uji coba. Namun biasanya sifat asli seseorang ibarat selimut, belum tersingkap di tahap awal.

Agar terhindar dari calon pasangan menyebalkan, ada sejumlah hal yang bisa jadi tanda. Di barat, ini dikenal dengan red flags.

Nah, simaklah tanda-tanda kapan Anda harus mengibarkan bendera merah tanda waspada.

  1. Dia bersikap menyebalkan terhadap orang tuanya. Tak semua orang akur dengan orang tua mereka. Itu sah saja. Namun jika seseorang bersikap jahat pada keluarga sendiri, itu patut dipertanyakan.
  2. Setiap kencan, Anda yang keluar uang. Pacaran pun belum tapi uang sudah jadi soal. Mentraktir kencan adalah hal biasa jika terjadi satu dua kali. Idealnya biaya kencan dibagi dua. Bisa juga perempuan ikut membayar walau jumlahnya tak banyak.
  3. Dia pembohong. Ini masalah besar. Jika Anda tahu ia berulangkali berbohong, bisa jadi itu memang sudah sifat. Bukan tak bermaksud, apalagi demi kebaikan.
  4. Karib dengan mantan. Walaupun mereka putus baik-baik, ini bisa dilihat sebagai bentuk tak menghargai perasaan Anda. Yakinkah Anda mau ikut terlibat dalam drama di kemudian hari?
  5. Dia membuat Anda sedih. Dalam sebuah hubungan, menyakiti perasaan calon pasangan sekalipun tidak bisa dianggap hal lumrah. Lebih baik menghabiskan waktu bersama orang yang peduli dan membuat Anda bahagia.
  6. Perkataan dan sikap tak sinkron. Dia bilang akan memperkenalkan Anda pada teman-temannya. Dia bilang akan mengajak Anda jalan-jalan ke tempat spesial. Nyatanya, Anda berduaan lagi, dan tak kemana-mana, di rumah saja. Mintalah bukti, bukan janji kosong.

Menurut Psychology Today, red flags bisa jadi gambaran intuitif yang membantu memroses perasaan Anda yang sesungguhnya.

Saat berhadapan dengan situasi bendera merah seperti di atas, waktunya bertindak. Bustle menyarankan, Anda menginjak rem.

Jika memungkinkan, ajak dia bicara dari hati ke hati. Buat sejumlah perubahan demi hubungan yang sehat.

Jangan sampai ada penyesalan, dan keluar ucapan. "Sebenarnya sahabat saya pernah memperingatkan seperti apa pria itu sebenarnya, tapi saya mengabaikannya."



from RSS Beritagar.id http://ift.tt/1UK6TA1
via Hatree Indonesia

Posting Komentar

Lagi Hangat