6 kebiasaan tidur orang-orang produktif

Tidur yang cukup akan membuat orang lebih produktif dalam bekerja
Tidur yang cukup akan membuat orang lebih produktif dalam bekerja

Saat tidur, segala aktivitas tubuh manusia berhenti. Kerja otak juga berhenti. Tidak mengherankan jika tidur seringkali disepelekan.

Ada orang yang menganggap tidur merupakan sebuah kegiatan yang membuang-buang waktu alias tidak produktif. Tapi jangan salah, mendapatkan waktu tidur yang cukup, justru membuat seseorang menjadi lebih produktif.

Marissa Mayer, CEO Yahoo! contohnya. Seperti dipaparkan dalam AmericanExpress.com, Mayer terbiasa menghabiskan waktu 130 jam per pekan untuk bekerja selama di Google.

Dengan kebiasaan kerjanya itu, dia harus memanfaatkan waktu dengan cermat. Dia sering tidur di meja kerjanya untuk mengembalikan "hutang tidur" sebagai akibat sifatnya yang gila kerja.

Ya, orang-orang yang produktif biasanya tahu pentingnya mencari bantal dan kemudian tidur. Mereka mempunyai kebiasaan-kebiasaan tidur yang bisa diteladani.

Lisa Evans di FastCompany.com mendaftar enam kebiasaan tidur orang-orang sukses sebagai berikut:

1. Singkirkan alarm

Jika masih mengandalkan alarm, kemungkinan besar tubuh masih belum cukup beristirahat. Menurut Dr Hawley Montgomery Downs dari Sleep Research Laboratory di West Virginia University, masing-masing orang mempunyai kebutuhan tidur yang berbeda.

Bangun pagi tanpa alarm harus berbunyi adalah tanda tubuh telah cukup beristirahat. Jadi, daripada mengandalkan alarm, cobalah untuk tidur lebih awal di malam hari.

2. Tidurlah yang cukup

Pastikan untuk mendapatkan tidur yang berkualitas. "Jika Anda tidur 10 jam dalam semalam, namun kaki Anda tidak bisa diam sepanjang malam, semakin banyak tidur tidak semakin baik," kata Montgomery Downs. Jika mengalami gangguan tidur, segera berkonsultasilah dengan dokter.

3. Mulai tidur pada jam yang sama setiap malam

Jam tidur yang berubah-ubah akan menyebabkan perasaan seperti jet lag. Pergi tidur pada jam yang sama setiap malam akan membuat irama tubuh menjadi teratur sehingga ketika bangun tubuh akan merasa lebih segar.

4. Tidurlah pada siang hari

Scientific American menyebutkan tidur membuat suasana hati lebih baik, termasuk daya ingat dan reaksi kita terhadap waktu. Tidur membuat kita menjadi fit.

Sleepfoundation.org menyebutkan bahwa tidur siang singkat memiliki manfaat agar kita lebih teliti dan cermat, meningkatkan performa kerja, mengurangi kesalahan dan kecelakaan.

Sebuah studi di NASA menyebutkan para astronaut dan pilot militer yang tidur siang secara signifikan meningkatkan kewaspadaan 100% dan performa mereka sebanyak 34%.

Selain itu tidur siang juga memiliki manfaat psikologi; seperti liburan mini yang menimbulkan rasa senang; tidur siang juga membuat kita rileks dan bisa memulihkan tubuh yang lelah.

5. Hindari kafein dan alkohol sebelum tidur

Kopi yang diminum di malam hari akan menyetel ulang jam internal tubuh yang bertugas mengatur berbagai fungsi biologis dan gen menurut siklus harian pada malam atau siang hari.

CNN Indonesia mengabarkan bukti penelitian menunjukkan bahwa efek kafein lebih dari sekadar membuat seseorang sulit untuk tidur. Para ilmuwan melaporkan, minum kopi dengan kandungan setara double espresso, tiga jam sebelum tidur, dapat mengubah jam tubuh kembali ke satu jam lebih awal.

6. Memperhatikan lingkungan tidur

Lingkungan seputar tempat tidur mempengaruhi kualitas tidur. Cahaya dari telepon pintar atau televisi bisa mengubah jam tubuh manusia. Singkirkan benda-benda elektronik itu untuk mendapatkan kualitas tidur yang sempurna.



from RSS Beritagar.id http://ift.tt/1OXqI2i
via Hatree Indonesia

Posting Komentar

Lagi Hangat