Van Gaal enggan mundur

Louis van Gaal (tengah) saat Manchester United bermain 0-0 dengan Chelsea di Old Trafford, Manchester, Selasa dini hari WIB (29/12/2015)
Louis van Gaal (tengah) saat Manchester United bermain 0-0 dengan Chelsea di Old Trafford, Manchester, Selasa dini hari WIB (29/12/2015)

Manajer Manchester United (MU) Louis van Gaal langsung "menyerang" media selepas bermain 0-0 dengan Chelsea dalam lanjutan EPL di Old Trafford, Manchester, Selasa dini hari WIB (29/12/2015).

Hasil pertandingan MU merupakan perbaikan setelah empat kekalahan beruntun. Tapi "Setan Merah" tetap nirkemenangan dalam enam laga EPL beruntun untuk kedua kali. Yang pertama adalah tujuh laga beruntun tanpa menang pada kurun September-November 1992.

Van Gaal menilai para pemainnya tampil baik dan bahkan diklaim mengeluarkan segala daya demi menyelamatkan dirinya (dari pemecatan).

"Para pemain berjuang keras di lapangan. Demikian pula manajer, staf pelatih, dan direksi yang begitu percaya pda stafnya," kata manajer berusia 64 asal Belanda itu diwartakan The Guardian.

Van Gaal membantah ada persoalan serius di luar periode gelap saat ini. Namun menurutnya, para jurnalis menulis perkembangan internal MU tak tepat konteks.

Eks pelatih Barcelona dan Bayern Muenchen ini juga tak tahu apakah klubnya berada pada krisis. Andai ada, katanya, krisis itu sedikit banyak dipengaruhi lingkungan --salah satunya media.

"Saya membaca banyak kebohongan di media. Saya bukan ingin mundur, justru sebaliknya. Saat para pemain menunjukkan permainan seperti tadi meski ada tekanan besar, saya tak punya alasan untuk mundur.

"Mungkin media yang ingin melhat saya mundur, tapi saya akan tetap di sini. Ini bukan soal apakah saya akan bertahan, tetapi soal memenuhi kontrak (hingga 2017)," tegasnya.

Namun Van Gaal luput memperhatikan perkembangan di luar media. Sebelum pertandingan melawan Chelsea, syal bertuliskan Jose Mourinho beredar pada kalangan pedagang kaki lima di emperan Old Trafford. Meski begitu hal ini diklaim hanya olok-olok.

Bahkan legenda MU, Paul Scholes, menilai para pedagangnya adalah badut.

Seorang pedagang kaki lima menjual syal Jose Mourinho di Old Trafford, Manchester
Seorang pedagang kaki lima menjual syal Jose Mourinho di Old Trafford, Manchester

Boleh jadi soal syal adalah olok-olok. Tapi menurut RTE Irlandia, para suporter di tribun Old Traffrod menyuarakan mosi tak percaya pada Van Gaal.

Satu spanduk bertuliskan kalimat: "Pergi, menghilang, dan enyah" dibentangkan di tribun. Sementara usai peluit panjang berbunyi, terdengar sayup-sayup olokan sejumlah suporter meski jumlahnya bisa jadi tak signifikan.

Sejauh ini belum ada pernyataan apapun dari mulut petinggi MU. Namun Van Gaal dipercaya tetap berada dalam ancaman pemecatan bila perjalanan terburuk MU sejak 1961 ini tak kunjung membaik.

Seorang suporter MU membentangkan syal Jose Mourinho bermotif MU di Old Trafford
Seorang suporter MU membentangkan syal Jose Mourinho bermotif MU di Old Trafford


from RSS Beritagar.id http://ift.tt/1TnoMEn
via Hatree Indonesia

Posting Komentar

Lagi Hangat