Universal Pictures studio film paling untung sepanjang 2015

Aksi Chris Pratt saat coba menjinakkan dinosaurus dalam Jurassic World (2015)
Aksi Chris Pratt saat coba menjinakkan dinosaurus dalam Jurassic World (2015)

Berkat larisnya waralaba film Jurassic World dan Furious 7, Universal Pictures sukses menjadi studio dan distributor film dengan pendapatan terbanyak di Amerika Serikat. Dilansir Box Office Mojo (30/12/2015), studio milik Comcast itu sukses mendapatkan USD2,4 miliar (Rp33,25 triliun) dari 23 film mereka yang tayang sepanjang tahun 2015.

Jurassic World yang memecahkan banyak rekor sebagai film berpenghasilan tertinggi, kemudian dipecahkan Star Wars: The Force Awakens, adalah penyumbang pemasukan terbanyak bagi studio yang bermarkas di Universal City, California, AS. Total USD652 juta alias Rp8,9 triliun didapat film arahan Colin Trevorrow tersebut.

Lima film lainnya yang memberikan pemasukan terbanyak untuk Universal adalah; Furious 7 (USD353 juta), Minions (USD336 juta), Pitch Perfect 2 (USD184 juta), Fifty Shades of Grey (USD166 juta), dan Straight Outta Compton (USD161 juta).

Di bawah Universal Pictures ada Buena Vista. Anak perusahaan Walt Disney yang selama ini menjadi distributor film-film produksi Disney itu mengumpulkan total USD2,1 miliar (Rp29 triliun). Meski kalah dengan pendapatan Universal, apa yang diraih Buena Vista lebih mengagumkan. Pasalnya, jumlah tersebut datangnya hanya dari 11 film.

The Force Awakens jadi film penyumbang pemasukan terbanyak ke kas perusahaan yang didirikan pada 1953 ini. Penghitungan sementara, karena masih tayang di bioskop, film ini telah menghasilkan USD571 juta.

Avengers: Age of Ultron (USD459 juta), Inside Out (USD356 juta), Cinderella (USD201 juta), Ant-Man (USD180 juta), dan The Good Dinosaur (USD106 juta) merupakan lima film lain hasil distribusi Buena Vista yang laris di bioskop.

Pemuncak 2013, Warner Brothers Pictures, harus rela turun ke posisi ketiga dalam daftar studio terlaris. Sebanyak 26 film yang diproduksi atau diedarkan oleh perusahaan milik Time Warner ini mendapat USD1,16 miliar (Rp16 triliun).

Lebih ironis lagi, dari 26 film tersebut, hanya dua yang tercatat mampu mendatangkan pemasukan sebanyak ratusan juta dolar dari tiket bioskop. Masing-masing film San Andreas (USD155 juta) dan Mad Max: Fury Road (USD153 juta).

Bandingkan pada 2013 di mana ada delapan film mereka yang mendulang pendapatan lebih dari USD100 juta. Mulai dari Man of Steel, Gravity, The Hobbit: The Desolation of Smaug, We're the Millers, hingga The Great Gatsby.

20th Century Fox sebagai studio yang menguasai market share perfilman di AS tahun 2014 terjerembab di urutan keempat. Film yang mereka produksi maupun beli hak distribusinya berjumlah 24 dengan The Martian sebagai penyumbang terbesar, USD224 juta.



from RSS Beritagar.id http://ift.tt/1NSyAVo
via Hatree Indonesia

Posting Komentar

Lagi Hangat