Resolusi keuangan 2016: segera lunasi utang!

Bayar utang Anda segera
Bayar utang Anda segera

Setiap pergantian tahun, harapan yang paling umum terucap adalah: "semoga tahun ini lebih baik dari tahun kemarin." Semua orang pasti berharap demikian, terutama keadaan yang lebih baik bagi dompet Anda.

Tak jarang, resolusi untuk memperbaiki pola pengeluaran isi dompet Anda selalu berulang, di setiap pergantian tahun.

Tracy Hougum dalam wausaudailyherald.com, seorang perencana keuangan menyarankan, sebelum resolusi yang sama seperti tahun lalu terucap lagi di tahun ini, sebaiknya Anda mengidentifikasi masalah dan potensi yang ada pada Anda terleih dahulu.

Dengan memahami ini, Anda akan lebih mudah memutuskan apa yang harus dilakukan dalam waktu dekat untuk memuluskan resolusi Anda itu, khususnya dalam strategi keuangan.

"Arahkan diri Anda untuk membuat dan memastikan tujuan yang spesifik dan ditindaklanjuti," sambung perencana keuangan Exencial Wealth Advisors, Neil Krishnaswamy dalam CNN.com. "Dan tentukan tenggat waktunya!"

Perencana Keuangan dari Financia Consulting Eko Endarto mengatakan, sebelum menetapkan resolusi keuangan, ada baiknya mengevaluasi kondisi keuangan Anda yang saat ini sedang berjalan. Apa saja yang harus diperbaiki, dan jika perlu diubah.

Bagaimana dalam mengelola arus kas, peningkatan aset, juga investasi.

"Tapi mungkin saja bisa ada tambahan seperti ingin pergi ke luar negeri misalnya, atau pendidikan anak yang berubah. Hal-hal seperti itu bisa membuat orang mengubah resolusinya," ujarnya dalam Beritasatu, di Jakarta (23/12/2015).

Setiap resolusi keuangan tentu berdampak terhadap neraca keuangan Anda. Ada pos-pos pendapatan yang mesti ditambah, juga pos-pos pengeluaran yang makin diperketat. Karena itu, sebaiknya lebih awal dalam menetapkan sebuah resolusi akan semakin baik.

Beberapa perencana keuangan pun menjabarkan lima langkah memperbaiki strategi keuangan Anda dimulai dari hal yang paling krusial: membayar utang.

1. Lunasi utang segera

Salah satu dampak dari kenaikan suku bunga The Fed pada pertengahan Desember kemarin adalah, banyak bank yang diperkirakan akan menaikkan suku bunga pinjamannya.

"Pinjaman akan lebih mahal seiring kenaikan suku bunga," kata Christopher Krell, seorang perencana keuangan lainnya.

Nah, jika Anda sudah memiliki beberapa utang, dianjurkan memprioritaskan urutan tertinggi kenaikan suku bunga ini dalam perhitungan keuangan Anda.

2. Buat dana darurat

Tabungan dinilai tidak cukup untuk menjamin hidup Anda di 2016 mendatang. Dana darurat diperlukan jika sewaktu-waktu Anda tidak bisa bekerja atau kehilangan pekerjaan.

Para ahli merekomendasikan, jumlah dana darurat ini mencapai 3 hingga 6 bulan kebutuhan hidup. "Ini adalah kisaran dan tergantung pada situasi pribadi Anda," kata perencana keuangan dan wakil presiden T. Rowe Price Investment Services, Stuart Ritter.

Menurutnya, kebutuhan dana darurat akan lebih tinggi ketika Anda masih lajang dan hanya mempunyai satu pemasukan yaitu dari gaji.

3. Meningkatkan dana pensiun

Para ahli merekomendasikan menyisihkan 10 persen dari penghasilan untuk rekening pensiun.

Jika Anda tidak begitu banyak kelebihan dari penghasilan Anda, maka bisa dimulai dari menyisihkan 1 persen, 2 persen, dan seterusnya secara bertahap.

4. Atur ulang strategi investasi

Ini juga menjadi ide yang baik untuk memulai tahun baru dengan berencana berinvestasi, tetapi tetap memperhitungkan risiko tahun depan. Perlunya diversifikasi produk investasi untuk mendapatkan manfaat sesuai dengan tujuan Anda.

5. Tinjau asuransi

Begitu memiliki tambahan tanggungan, perlu diperhitungkan kebutuhan dan manfaat asuransi. "Pastikan Anda memiliki dua kali gaji Anda," ujar Krell. Selain itu, perlunya peninjauan manfaat yang didapat setelah adanya perubahan tanggungan Anda tersebut.



from RSS Beritagar.id http://ift.tt/1OvvNi9
via Hatree Indonesia

Posting Komentar

Lagi Hangat