Peristiwa apa saja yang layak disimak pada 2016

Lotte World Tower di Seoul menghias diri dengan lampu LED bertulisan 2016.
Lotte World Tower di Seoul menghias diri dengan lampu LED bertulisan 2016.

Dunia adalah peristiwa bilang-berbilang. Laku individu serta jejaring olah individu menolak kata henti. Mengiringi gerak-gerak itu, adalah waktu yang seolah tertambat mengelebat di pantat Ferrari atau menggayut lunglai di tungkai bayi.

Seberapa cepat sang waktu berguling bersandar kepada persepsi yang bermain. Tapi, yang niscaya, ia tidak berjeda bagi siapa-siapa yang berada di dalam selubungnya.

Bersama dorongannya, 2015 bakal menjadi satu lagi tahun yang silam. Tiap-tiap siapa tentu memilih ingatannya sendiri akan suatu peristiwa di kerangka waktu ini. Bagi golongan yang sudi menyunggi ingatan kolektif, kaleidoskop lazim digelar lebar-lebar, bak tikar di sebuah acara tujuh bulanan. Agaknya, memang hidup tidak semata menjadi "business as usual".

Tapi, baiklah. Selaiknya ini tidak menjadi ruang berbual-bual. Kiranya, yang akan terhampar di sini bukanlah hal-ihwal yang berselang, tapi kilatan momen yang mungkin menjelang di 2016.

1. Gerhana Matahari Total

Pada 9 Maret 2016, gerhana matahari total diproyeksikan akan terjadi di sebagian besar wilayah Lautan Teduh (Samudera Pasifik) dan mencakup wilayah Indonesia serta Malaysia. Sementara itu, sebagian besar area Asia Tenggara dan Australia akan menyaksikan gerhana matahari sebagian.

Berikut peta daerah yang dilewati jalur gerhana seperti terpacak pada laman badan antariksa Amerika Serikat, NASA:

Peta jalur gerhana sebagaimana diproyeksikan oleh NASA.
Peta jalur gerhana sebagaimana diproyeksikan oleh NASA.

2. Masa El Nino Memanjang

Merujuk kepada Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), El Nino adalah suatu penyimpangan kondisi laut yang ditandai dengan meningkatnya suhu permukaan laut di Pasifik sekitar khatulistiwa, khususnya di bagian tengah dan timur (sekitar pesisir Peru).

Karena lautan dan atmosfer adalah dua sistem yang saling terhubung, maka penyimpangan kondisi laut ini menyebabkan terjadinya penyimpangan pada kondisi atmosfer yang pada akhirnya berakibat pada terjadinya penyimpangan iklim.

Pada 2015, fenomena alam ini--dibarengi dengan pemanasan global--memperparah berbagai kondisi. Musim kering bertambah lama dan musim hujan tiba terlambat. Kebakaran hutan dan lahan di Indonesia beberapa waktu lalu, yang memicu kabut asap di beragam wilayah, menjadi bagian dari dampaknya.

Badan cuaca Amerika Serikat, NOAA, berani meramalkan bahwa El Nino 80 persen berpeluang akan terus bertahan hingga awal musim semi 2016, atau sekitar Maret-April. Namun, badan tersebut pun mengatakan bahwa El Nino berpeluang akan sanggup mencapai musim dingin tahun depan. Persentasenya lebih dari 90 persen.

3. Masyarakat Ekonomi Asean

Lebih dari satu dasawarsa silam, para pemimpin Asean sepakat membentuk sebuah pasar tunggal di kawasan Asia Tenggara pada akhir 2015.

Pembentukan pasar tunggal yang diistilahkan dengan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) ini nantinya memungkinkan satu negara menjual barang dan jasa dengan mudah ke negara-negara lain di seluruh Asia Tenggara sehingga kompetisi akan semakin ketat.

Ini akan mempengaruhi banyak orang, terutama pekerja yang berkecimpung pada sektor keahlian khusus.

Namun, demi memberikan ruang kesiapan bagi para anggotanya, tenggat dimundurkan menjadi 1 Januari 2016. Sejumlah tantangan seperti lemahnya kapasitas Sekretariat Asean dalam menjamin negara-negara anggotanya untuk menjalankan beragam komitmen, peniadaan tarif sudah berhasil diberlakukan oleh sebagian besar negara anggota pada 2010.

Sektor ekonomi kreatif dipandang mampu menggeliat. Salah satu ukurannya adalah alokasi anggaran sebesar Rp7,87 triliun, sebagaimana tertuang dalam RAPBN 2016 bagi zona pariwisata dan ekonomi kreatif. Dibandingkan dengan APBN-Perubahan tahun 2015, jumlah anggaran itu melonjak 109,2% dari sebelumnya hanya Rp3,76 triliun.

Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) optimistis bahwa kontribusi ekonomi kreatif atas Produk Domestik Bruto berpeluang menembus 8 persen.

4. Putaran Final Piala Eropa

Tahun depan Piala Eropa. Nama resminya, UEFA Euro 2016. Ada UEFA di situ semata-mata karena memang penyelenggaranya badan sepak bola Eropa. Anda bisa saja menjadi salah satu penontonnya. Tapi, harus lekas memesan. Jumlah tiket yang mereka tawarkan, menurut laman resminya, hanya 800.000 lembar. Dibandingkan dengan 20 juta penikmat sepak bola yang berminat menonton saja, sebagai misal, jumlah itu sangatlah sedikit.

Penyelenggaraan ke-15 ini akan bertempat di Prancis mulai 10 Juni hingga 10 juli 2016. Pertandingan pembukaan akan diisi oleh kesebelasan Prancis--yang lolos secara otomatis karena berlaku sebagai tuan rumah--melawan Rumania di Stade de France, Saint-Denis, pada 10 Juni. Dalam gelaran empat tahunan ini, Spanyol masuk sebagai juara bertahan dua kali (2008 dan 2012).

Pada 13 November lalu, Stade de France menjadi salah satu lokasi yang menjadi target penyerangan dari rangkaian serbuan teroris di kota Paris. Ledakan di dekat stadion itu tidak berujung kematian massal. Namun, serangan di sejumlah tempat lain berujung ratusan korban tewas. Masalah keamanan pun menjadi keprihatinan terpokok.

Paris kemungkinan akan kedatangan tiga juta pengunjung sepanjang perhelatan. Secara keseluruhan, 10 kota akan menjadi tuan rumah Euro 2016. Perhatian tentu lebih besar dicurahkan ke Paris menyusul tingginya skala kota tersebut ketimbang kota-kota lain. "UEFA, pemerintah Prancis dan pemerintah (kota) Paris telah mengintegrasikan urusan keamanan sejak awal. Bukan hanya sejak November atau Januari (bulan ketika kantor redaksi Charlie Hebdo diserang), tapi sejak mula: kami dulu tahu akan mendapatkan masalah-masalah semacam ini, jadi kami berupaya memenuhi persyaratan tertinggi semampu mungkin," ujar Jean-Francois Martins, wakil wali kota Paris.

5. Sanggupkah Suriah Berdamai?

Konflik berdarah Suriah telah berusia lebih dari empat tahun. Jutaan orang menjadi korban dari perang yang melibatkan banyak pihak. Di luar wilayah negeri itu, krisis pengungsi menghantui Eropa. Dari satu juta pengungsi yang memasuki kawasan itu, sebagian besar berasal dari Suriah.

Namun, pertemuan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (DK PBB) pada 18 Desember lalu menyelinapkan sedikit harapan akan kata damai. Dalam pertemuan tersebut, sebuah resolusi untuk mendukung upaya internasional dalam mencari solusi politik di Suriah disepakati.

"(Prosesnya) akan sulit. Tapi, kemungkinan masih terbuka," ujar utusan PBB untuk Suriah, Staffan de Mistura dikutip CNN.

Resolusi itu menyebar ke tiga penjuru: internasionalisasi pelbagai upaya dalam mencari solusi politik di Suriah; memberlakukan rencana damai yang disetujui Kelompok Internasional Pendukung Suriah (ISSG) bulan lalu di Wina; memberikan peranan kunci bagi PBB untuk bekerja sama dengan rezim dan pihak oposisi dalam merundingkan gencatan senjata serta menyusun Undang-undang Dasar.

Kerikil dalam pertemuan adalah menyangkut ihwal daftar kelompok yang dianggap teroris dan tidak dapat ikut serta dalam pembicaraan.

6. Copa America Centenario

Selain Euro 2016, para penggila sepak bola juga akan disuguhkan turnamen sepak bola berkelas yang melibatkan tim-tim dari benua Amerika. Memasuki tahun ke-100 sejak ajang ini diselenggarakan untuk kali pertama pada 1916, Copa America ini menjadi yang pertama diadakan di luar kawasan Amerika Selatan.

Edisi ke-45 Copa America yang bertempat di Amerika Serikat adalah hasil kesepakatan antara CONMEBOL (konfederasi sepak bola Amerika Selatan) dan CONCACAF (konfederasi sepak bola Amerika Utara, Tengah, dan Karibia). Turnamen kali ini istimewa karena menampilkan 16 tim (sebelumnya hanya 12): 10 kesebelasan dari CONMEBOL dan enam lainnya dari CONCACAF.

7. Pemilihan Umum Presiden Amerika Serikat

Sekitar selusin calon presiden dari Partai Republik dan tiga dari Partai Demokrat akan meramaikan bursa Pemilu Presiden AS 2016. Kandidat kuat dari Demokrat adalah Hillary Clinton, yang dalam salah satu kampanyenya mengatakan bahwa kelompok teroris ISIS takkan hanya dikendalikan, tapi ditaklukkan dan dihancurkan.

Dari kubu Republik, sejumlah nama seperti Jeb Bush, Ben Carson, dan Donald Trump menyeruak.

Menurut NBC News, Hillary adalah calon terkuat yang dapat menduduki kursi kepresidenan.



from RSS Beritagar.id http://ift.tt/1Ox9Wgl
via Hatree Indonesia

Posting Komentar

Lagi Hangat