Peresmian gedung baru, kado ulang tahun ke-12 KPK

Jurnalis mengamati maket gedung baru KPK yang disiapkan untuk peresmian gedung Baru KPK di Jakarta, Senin, (28/12).
Jurnalis mengamati maket gedung baru KPK yang disiapkan untuk peresmian gedung Baru KPK di Jakarta, Senin, (28/12).

Presiden Joko Widodo meresmikan gedung baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan Kuningan Persada, Kav. 4, Jakarta, bertepatan dengan ulang tahun KPK ke-12 pada 29 Desember 2015. Gedung 16 lantai ini efektif dipergunakan mulai Maret 2016.

Dikutip laman KPK, Presiden Jokowi mengatakan berdirinya gedung baru ini menandakan perjuangan pemberantasan korupsi terus berlanjut. Presiden mengatakan gedung warna merah putih akan menjadi simbol kekuatan niat bangsa ini untuk menjadi bangsa yang bersih, bermartabat dan sejahtera tanpa korupsi.

"Peresmian gedung ini, semoga bisa memberikan semangat dan energi baru untuk pemberantasan dan pencegahan korupsi. Saya mengucapkan selamat kepada Pimpinan dan seluruh jajaran KPK, semoga dapat memompa semangat juang dalam menunaikan tugas kewajiban mewujudkan visi dan misi KPK," katanya.

Menurut Presiden, masih banyak 'pekerjaan rumah' pemberantasan korupsi yang harus diselesaikan, tidak saja oleh KPK, tetapi oleh seluruh jajaran pemerintah dan dikuatkan dengan partisipasi masyarakat.

Ketua KPK Agus Rahardjo, dikutip Antara, mengatakan pembangunan gedung ini menjadi bahan pembelajaran yang sangat berharga bagaimana mewujudkan "rumah baru" KPK dengan cara-cara yang penuh akuntabilitas, integritas dan tanggung jawab yang tinggi.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia yang mendukung KPK. Hari ini, tepat 12 Tahun KPK berdiri semoga bisa kita maknai sebagai pencetus semangat untuk terus bekerja keras, meningkatkan kebersamaan demi terwujudnya Indonesia yang bebas dari korupsi," kata Agus.

Berdirinya gedung ini melewati perjalanan yang cukup panjang. Pada 2008 keinginan membangun gedung baru untuk menunjang kinerja, telah disampaikan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), hingga pada 2012 saat masyarakat berduyun-duyun menyampaikan dukungannya untuk bersama-sama membangun gedung ini.

"Masih lekat dalam ingatan kita, ada gerakan Saweran KPK atau Koin untuk KPK, sebuah keinginan dan niat dari seluruh lapisan masyarakat yang mendukung KPK demi berdirinya gedung ini," katanya.

Gedung yang dibangun di lahan seluas 8.663 meter persegi ini, memiliki konsep secure, smart dan green.

Konsep Secure, bahwa gedung ini didesain dengan mengatur ruang secara vertikal yang memisahkan area publik dengan area kerja atau area terbatas. Selain itu, gedung ini juga dilengkapi dengan peralatan pasif berupa akses kontrol dan kamera, serta pengamanan aktif petugas pengamanan.

Konsep Smart, diwujudkan dengan penggunaan sistem keamanan terintegrasi berupa surveillance camera, access control, visitor management system & guard tour. Gedung ini juga dilengkapi dengan building otomation system yang mampu mengendalikan semua aktivitas peralatan utama dan penunjang di dalam gedung.

Sedangkan konsep Green, diwujudkan dengan mengedepankan penghematan penggunaan energi. Misalnya, penggunaan air hujan untuk keperluan toilet dan penyiraman tanaman, serta desain fasade gedung yang mempertimbangkan overall thermal transfer value (OTTV) tidak melebihi 45 watt/meter persegi sehingga penggunaan energi untuk pendingin relatif lebih rendah.

Dengan luas bangunan 39.629 meter persegi, gedung setinggi 16 lantai ini dibangun sejak 29 November 2013. Pembangunan gedung ini dilakukan menggunakan anggaran tahun jamak (multiyears) sebesar 315,15 miliar rupiah yang bersumber sepenuhnya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Pelaksana harian Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati, diwartakan Republika, mengatakan gedung baru KPK itu akan dioperasikan pada Maret 2016 mendatang. Lantai empat sampai 16, sedangkan lantai tiga ke bawah itu untuk publik. Gedung ini memiliki 70 ruang pemeriksaan dengan pengamanan ketat.



from RSS Beritagar.id http://ift.tt/1OvOybz
via Hatree Indonesia

Posting Komentar

Lagi Hangat