Orang dekat Kim Jong-un tewas, hubungan dua Korea terancam

Sekretaris Partai Buruh Korea Utara sekaligus orang kepercayaan Kim Jong-un, Kim Yang-gon.
Sekretaris Partai Buruh Korea Utara sekaligus orang kepercayaan Kim Jong-un, Kim Yang-gon.

Kim Yang-gon, sekretaris jenderal Partai Buruh Korea Utara sekaligus direktur Departemen Front Bersatu--yang mengurusi hubungan antara Korea Utara dengan Korea Selatan--meninggal setelah terlibat malapetaka lalu lintas.

Sejumlah media Barat yang melansir warta kematian tangan kanan pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un, dari kantor berita setempat menyebutkan bahwa mendiang adalah "kamerad terdekat serta mitra revolusi (Jong-un) yang solid."

ABC meneruskan kabar KCNA bahwa Yang-gon menemui ajalnya dalam usia 73 tahun karena mengalami kecelakaan mobil.

"Kamerad Kim Yang-gon...meninggal (setelah mengalami) kecelakaan lalu lintas pada pukul 6.15 pagi waktu setempat pada usia 73 tahun."

Menurut kantor berita itu, Kim Jong-un akan memimpin acara pemakaman Yang-gon, sosok yang telah mengabdi dinasti kekuasaan Korea Utara selama tiga generasi.

Yang-gon adalah diplomat karier yang berjasa menjadi orang tepercaya Kim Jong-un mengenai hubungan antar dua Korea serta secara umum hubungan Korea Utara dengan dunia internasional.

Kepergian politikus veteran itu akan meninggalkan lubang di jajaran kepemimpinan Korea Utara dalam urusan lintas perbatasan dengan Korea Selatan.

"Yang membuat cemas adalah, penangguhan dialog (dua) Korea takkan bisa dihindarkan. Hal demikian kemungkinan akan kian menyulitkan" hubungan kedua negara, ujar seorang analis masalah Korea Utara dikutip Bloomberg.

Yang-gon memainkan peran penting dalam merealisasikan pertemuan tingkat tinggi antara Kim Jong-il--ayah Jong-un--dengan Presiden Korea Selatan Roh Moo-hyun pada 2007. Ia menjadi satu-satunya pejabat Korea Utara yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Sebagai direktur Departemen Front Bersatu, Yang-gon bertanggung jawab dalam menjalin komunikasi dengan Seoul. Ia pun menemui para pejabat senior Korea Selatan dalam sebuah kunjungan mendadak pada 2014 di upacara penutupan ajang Asian Games.

Ketika mantan presiden Korea Selatan, Kim Dae Jung, meninggal pada 2009, Yang-gon ikut menghadiri upacara penguburannya di Seoul.



from RSS Beritagar.id http://ift.tt/1NPzMZB
via Hatree Indonesia

Posting Komentar

Lagi Hangat