Langkah membuat resolusi tahunan

reolusi 2016
reolusi 2016

Menjelang tahun baru, biasanya kita mempersiapkan beberapa hal. Rencana merayakan malam pergantian tahun, liburan, juga rencana atau target untuk satu tahun ke depan. Yang terakhir biasa kita sebut resolusi.

Membuat resolusi memang bukan suatu kewajiban. Hanya saja ini dapat membantu kita membidik target, membuat capaian tertentu dalam hidup.

Resolusi tahunan tak melulu harus yang berat apalagi menyulitkan. Kadang hal-hal yang kelihatan sepele, namun tak Anda lakukan juga bisa masuk dalam daftar resolusi.

Tak semua orang berhasil mewujudkan resolusi. Namun kegagalan juga bukan jaminan. Selalu ada mereka yang fokus mewujudkan resolusinya.

Buzzfeed menulis hal-hal kecil yang bisa kita jadikan resolusi. Makan banyak sayuran, memprioritaskan tidur cukup, rutin sarapan, rutin olahraga, memasak makanan yang sering Anda beli, dan hal-hal lain yang terlihat sepele.

Menurut Lifehacker, agar resolusi tahunan menjadi lebih mudah terwujud, buatlah satu tema khusus.

Misalnya tahun ini adalah tahunnya olahraga, atau menjaga kesehatan. Bisa juga pasang target membaca lebih banyak, memperbaiki gaya berpakaian, bertualang. Bahkan juga resolusi untuk lebih bersantai dan menikmati hidup.

Apapun, jangan lupa pada inti. Resolusi ini dibuat agar Anda fokus hanya pada satu tujuan saja.

Sementara itu, ada beberapa tip yang bisa Anda ikuti untuk menyusun resolusi seperti dikutip Lifehack.

1. Pilih satu hal. Akan sangat sulit mengubah banyak hal sekaligus. Ujung-ujungnya semua resolusi jadi tidak tercapai. Lebih baik pilih saja satu hal yang paling Anda inginkan.

2. Rencana ke depan. Buatlah riset mengenai poin penting yang Anda harusnya lakukan selama setahun ke depan. Ini bisa jadi melakukan perubahan dari apa yang sudah biasa dilakukan atau melakukan hal-hal baru. Misalnya Anda harus berhenti merokok, atau mulai olahraga jika sebelumnya tidak pernah.

3. Tentukan tanggal dimulai. Kapan resolusi mulai dijalankan? Semuanya tentu terserah Anda. Setelah resolusi selesai dibuat, jangan lupa pilih tanggal di mana Anda akan mulai hari pertama untuk menjalankan misi ini. Tak perlu mulai dari tanggal 1 Januari jika tak memungkinkan, bahkan dimulai bulan Februari pun tak masalah.

4. Komitmen kuat. Pada hari dimana Anda harus mulai mengerjakan resolusi, ingatlah janji-janji yang Anda buat. Katakanlah keras-keras resolusi yang telah dibuat pada diri sendiri. Misalnya, "Aku akan berhenti merokok" atau "Aku akan meditasi setiap pagi".

5. Penghargaan. Selain resolusi, pikirkan juga bagaimana nantinya Anda akan menghargai sebuah pencapaian. Misalnya, setelah sebulan bisa bangun sangat pagi, berikanlah diri Anda hadiah. Ini akan memacu Anda untuk lebih memperjuangkan sebuah resolusi.



from RSS Beritagar.id http://ift.tt/1OgCPLK
via Hatree Indonesia

Posting Komentar

Lagi Hangat