Kiat berkendara jarak jauh dengan aman

Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan di kawasan Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Jumat (25/12/2015). Kemacetan ini disebabkan oleh meningkatnya volume kendaraan yang akan menuju jalur Puncak saat libur Natal dan libur sekolah.
Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan di kawasan Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Jumat (25/12/2015). Kemacetan ini disebabkan oleh meningkatnya volume kendaraan yang akan menuju jalur Puncak saat libur Natal dan libur sekolah.

Liburan panjang memang menyenangkan, tentunya akan dihabiskan dengan orang-orang tercinta, baik itu ke luar kota atau membuat acara seru di rumah. Mengisi liburan panjang dengan berpergian dengan kendaraan pribadi tentunya akan menjadi catatan kesenangan tersendiri, terlebih menjelang akhir tahun. Baik itu dengan mobil atau motor, pastinya Anda akan menikmati keseruan yang tak biasa.

Bagi Anda yang hobi berkendara dengan motor dan melakukan aktivitas touring bersama para sahabat dan komunitas, ada baiknya cek semua kondisi motor dan perlengkapan lainnya, Demikian dikatakan blog.tokopedia.

Apalagi buat Anda yang memutuskan berkendara pada malam hari, ada hal lain yang harus menjadi perhatian ekstra. Phinemo.com menyarankan agar menghindari mengkonsumsi obat, walau dengan alasan sebagai penghilang rasa kantuk. Namun hal yang paling mujarab dan menyenangkan dalam berkendara di malam hari adalah membonceng teman yang pastinya akan menjadi mata''kedua'' Anda.

Bagi Anda yang menyukai berkendara dalam keceriaan di satu mobil, Anda juga wajib memperhatikan beberapa hal penting, seperti cukup istirahat dan selalu menjaga stamina bagi yang mengendarai kendaraan, tulis Semisena.com. Jangan lupa perhatikan kondisi bahan bakar, karena musim liburan biasanya identik dengan kemacetan pada jalur-jalur wisata tertentu.

Secara umum, Cleo merangkum empat hal yang harus Anda perhatikan dalam berkendara jarak jauh, baik itu dengan mobil atau motor:

  • Menyetir jarak jauh sangat melelahkan, namun kadang orang tidak menyadari kalau dirinya sudah capai. Ciri-ciri kalau Anda sangat lelah adalah sebagai berikut: terus-terusan menguap, tubuh mulai terasa kaku, mata terasa berat, Anda mulai melamun dan memandang mobil di depan dengan pikiran kosong, dan mobil yang Anda kendarai mulai keluar jalur.
  • Usahakan selalu beristirahat setiap empat jam atau pada jarak tertentu, misalnya setiap 150 km. Mampirlah di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) atau minimarket untuk sekedar merenggangkan otot kaki, dan bila lelah tak ada salahnya untuk tidur sejenak. Sebelum kembali melanjutkan perjalanan, ada baiknya Anda mengecek kondisi mobil.
  • Mengemudi di jalur antar kota berarti Anda akan berhadapan dengan kendaraan berukuran besar seperti truk dan trailer. Bila di depan Anda ada kendaraan seperti ini, Anda mesti lebih waspada karena daya pandang menjadi terbatas. Anda juga akan sulit memprediki gerakannya karena bisa saja mengerem secara mendadak sehingga risiko menabrak menjadi besar. Oleh karena itu, jagalah jarak aman dengan kendaraan seperti ini. Jika situasinya aman, baru Anda boleh menyalip mereka.
  • Mengemudi jarak jauh membutuhkan konsentrasi tinggi. Oleh karena itu sebaiknya Anda tidak membiasakan diri menjawab telepon saat menyetir di jalan antar kota yang ramai. Siapkan perangkat handsfree sebelum berangkat agar konsentrasi Anda tidak terganggu untuk mengangkat telepon. Saat ini juga sudah banyak mobil dengan fitur synchronize yang bisa menghubungkan gawai/ponsel Anda dengan audio di dalam mobil sehingga Anda bisa menerima panggilan telepon dengan lebih aman.

Demikian, moga bermanfaat dan selamat berlibur.



from RSS Beritagar.id http://ift.tt/1QOOLHo
via Hatree Indonesia

Posting Komentar

Lagi Hangat