Honda kini resmi mengangkasa

Hondajet, masa depan Honda di dunia penerbangan.
Hondajet, masa depan Honda di dunia penerbangan.

Soichiro Honda kini mungkin tengah tersenyum di alam baka.

Honda, perusahaan otomotif yang didirikan Soichiro pada 1948 dan berkembang menjadi salah satu yang terbesar di dunia, kini mewujudkan impian lamanya, membuat dan memasarkan pesawat terbang.

Setelah menjalani tes terbang perdana pada 28 Juli 2014 dan menerima sertifikasi dari Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat pada 8 Desember 2015, HondaJet HA-420, pesawat pertama buatan pabrik Jepang berlogo sayap itu, resmi dikirimkan kepada pelanggan untuk pertama kalinya pada 23 Desember 2015. Demikian dikabarkan Honda melalui laman resminya.

Dengan demikian Honda memperluas bisnisnya setelah sebelumnya memproduksi mobil, truk, sepeda motor, ATV, mesin kapal laut, dan mesin pemotong rumput.

"Kami sangat gembira bisa memulai pengiriman HondaJet, memenuhi komitmen Honda untuk memajukan mobilitas manusia melalui inovasi," kata Presiden dan CEO Honda Aircraft Company Michimasa Fujino. "Honda Aircraft kini memperluas komitmen kami ke angkasa dengan pengiriman pesawat terbang pertama kami, dan saya harap kami segera bisa melihat banyak HondaJet di berbagai bandara di dunia."

Soichiro Honda, yang wafat dalam usia 85 tahun pada 1991, telah lama bermimpi untuk bisa melihat pesawat buatan perusahaannya mengudara. Ia dan istrinya, Sachi, sangat menyukai penerbangan. Mereka berdua memiliki lisensi pilot, bahkan, menurut Dream Magazine, Soichiro masih bermain paralayang dan balon udara hingga usia 77 tahun.

Impian Soichiro, yang tenar dengan kredo "menantang batas" itu, untuk membuat pesawat terbang mulai coba diwujudkan sejak era 1980-an. Namun, mengutip Autoblog, perusahaan itu baru menegaskan keseriusan mereka untuk mengangkasa pada 1990-an ketika Michimasa Fujino, kini CEO Honda Aircraft Company, merancang pesawat yang menjadi cikal bakal HondaJet saat ini.

Pada 2006 didirikanlah Honda Aircraft Company. Anak perusahaan ini bermarkas di Greensboro, North Carolina, Amerika Serikat, dan mempekerjakan 1.700 karyawan, seperti ditulis Business Journal.

HondaJet HA-420 masuk dalam klasifikasi jet bisnis sangat ringan, berdimensi panjang 12,99 m, lebar sayap 12,12 m, dan tinggi 4,54 m. Pesawat ini mampu menampung empat hingga enam penumpang (tergantung jumlah kru pesawat) dengan luas interior 5,43 m x 1,52 m, serta tinggi 1,47 m, yang menurut Gizmag, membuat HondaJet lebih lega dibandingkan kompetitor sekelasnya.

HondaJet dibanderol USD4,5 juta (Rp62,1 miliar). AxleGeeks menyatakan harga tersebut lebih mahal USD1,805 juta (Rp24,9 miliar) dibandingkan harga rata-rata pesawat sekelasnya.



from RSS Beritagar.id http://ift.tt/1OwTVad
via Hatree Indonesia

Posting Komentar

Lagi Hangat