Barcelona tutup 2015 dengan kejayaan

Barcelona memamerkan lima trofi juara yang mereka raih sepanjang 2015 di Nou Camp, Kamis WiB (31/12/2015)
Barcelona memamerkan lima trofi juara yang mereka raih sepanjang 2015 di Nou Camp, Kamis WiB (31/12/2015)

Barcelona mengakhiri kalender La Liga 2015 dengan kemenangan 4-0 atas Real Betis di Stadion Nou Camp, Kamis WIB (31/12/2015). Penyerang Luis Suarez mencetak dwi gol. Sedangkan Lionel Messi menyumbang eka gol.

Gol lain dicetak lewat bunuh diri pemain Betis, Heiko Westermann. Adapun tandem Suarez dan Messi, Neymar Jr, gagal mencetak gol akibat bola tembakan penalti kontroversialnya mengenai tiang gawang.

Momen istimewa dialami Messi -- meski ini bukan pertama kali semenjak berkostum Los Azulgranas. Setelah awal pekan ini (28/12) mendapat penghargaan pemain terbaik dunia 2015 versi Globe Soccer, Messi mencetak gol untuk melengkapi penampilan ke-500 bersama Barcelona.

Yang pasti, kemenangan 4-0 membawa Barcelona ke puncak klasemen La Liga dengan nilai 38. Atletico Madrid juga punya nilai 38, tetapi tim asuhan Diego Simeone telah menjalani satu pertandingan lebih banyak dibanding Barcelona.

Selain berjaya di puncak klasemen, Barcelona juga menjadi klub tertajam dalam urusan mencetak gol. BBC menyebut Barcelona mencetak 180 gol di semua kompetisi sepanjang tahun ini --rekor baru di Spanyol.

Namun menurut Infostrada, Barcelona mencetak rekor 2015 dengan 179 gol --unggul satu gol dibanding rekor Real Madrid pada 2014.

Apapun, Barcelona patut bersyukur setelah melihat seluruh pencapaian pada 2015. Pasukan Luis Enrique Garcia merebut lima trofi juara.

La Liga, Piala Spanyol, Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Duni Antarklub berhasil diamankan Barcelona. Satu-satunya yang luput adalah Piala Super Spanyol. Bila sebaliknya, Barcelona bisa mengulangi prestasi pada 2009.

Sebelum tampil di Piala Dunia Antarklub (15/12), Messi mengatakan bakal sulit mengulangi prestasi gemilang bersama pelatih Pep Guardiola pada 2009. Apalagi cara bermain Barcelona berubah dibanding zaman Guardiola.

Enrique tidak memainkan gaya "tiki-taka" terlalu banyak, termasuk kesetiaan pada praktik umpan pendek. Messi menyebut permainan Barcelona di bawah asuhan Enrique adalah lebih langsung (direct).

"Kami sekarang bermain lebih vertikal, tentu saja tanpa kehilangan ideologi penguasaan bola. Tetap mengendalikan permainan dan hanya melakukan satu-dua sentuhan bola langsung mencapai gawang lawan," ujar kapten timnas Argentina ini dikutip The National.

Secara keseluruhan dalam 180 gol yang dicetak Barcelona, Messi dan Suarez menyumbang masing-masing 48 gol. Sedangkan Neymar Jr mendonasi 41 gol.

Artinya, trio pemain ini menyumbang 75 persen pada koleksi gol Barcelona sepanjang 2015. Adapun saat Madrid mencetak rekor pada 2014; trio Gareth Bale, Karim Benzema, dan Cristiano Ronaldo menyumbang 60,6 persen.

Pada 2015 ini, menurut Infostrada, Ronaldo mencetak 57 gol dalam 57 laga kompetitif klub dan timnas Portugal. Pada daftar pencetak gol terbanyak sementara La Liga musim ini, Ronaldo mencetak 14 gol --delapan gol lebih banyak dibanding Messi.

Dua gol terbaru Ronaldo dicetak ke gawang Real Sociedad untuk kemenangan 3-1 Madrid pada Rabu WIB (30/12).



from RSS Beritagar.id http://ift.tt/1mT2Uq9
via Hatree Indonesia

Posting Komentar

Lagi Hangat