Acara gaul komunitas motor nan seru sepanjang 2015

Kustomfest, salah satu ajang komunitas paling diminati
Kustomfest, salah satu ajang komunitas paling diminati

"Anak Motor", sebutan yang lekat dengan anggota komunitas penggemar sepeda motor di Indonesia, semakin menjamur dari tahun ke tahun. Mereka tak pernah sepi berkegiatan, termasuk sepanjang 2015, dan sebagian besar acara yang diselenggarakan pun ramai dikunjungi.

Selain sekadar menjadi ajang kumpul-kumpul dan seru-seruan, tak sedikit acara komunitas yang diselenggarakan itu membawa misi yang positif seperti mempererat persaudaraan, membantu sesama, dan menunjukkan kreativitas anak bangsa, terutama yang berkaitan dengan modifikasi kendaraan roda dua.

Inilah kilas balik beberapa ajang komunitas motor di Indonesia sepanjang 2015 yang kami anggap berjalan dengan sukses dan mendapat respon yang baik dari para pecinta sepeda motor.

Kami berharap ajang ini bisa diadakan rutin setiap tahun karena membuat "anak motor" Indonesia bisa menyalurkan energi mereka ke arah yang lebih positif ketimbang sekadar kebut-kebutan di jalanan dan mengganggu ketertiban.

Indonesia Greaser Party

Salah satu gaya yang menjadi tren pada 2015 adalah greaser style, sebuah gaya yang terinspirasi oleh rocker era 1950-an.

Pada 10-12 April 2015 di Plasa Barat Senayan, Jakarta, Indonesia Greaser Party 2015 untuk pertama kalinya hadir di tanah air. Acara ini ditujukan bagi para greaser-lovers sebagai kesempatan untuk menunjukkan bahwa greaser bukan melulu soal potongan rambut yang mirip dengan James Dean.

Dalam ajang ini anak-anak muda itu juga menunjukkan kreativitas mereka dalam bidang otomotif. Ikut dipamerkan berbagai mobil hot-rod, motor custom, low rider, hingga koleksi diecast dari berbagai wilayah Indonesia. Juga ada juga acara art culture yang mewakili gairah seni mereka.

Pembetot bass band Superman Is Dead (SID), Eka Rock, menyatakan acara ini bisa membuka kesempatan untuk berkembangnya lebih banyak kultur di Indonesia.

"Ini kan acaranya bagus. Karena memadukan kultur. Seperti mengumpulkan kultur-kultur baru sekaligus memperkenalkan kultur tersebut," katanya sepeti dikutip dari Suara.com.


Mods vs Rockers

Ribuan anggota komunitas Vespa, motor custom dan penggemar musik rock memenuhi lapangan Wisma Aldiron, Pancoran, Jakarta Selatan, pada 17 Agustus 2015. Mereka berkumpul untuk merayakan kemerdekaan ala komunitas motor melalui acara Mods vs Rockers yang menginjak tahun kedua penyelenggaraannya.

Acara dimulai dengan konvoi komunitas Vespa dan motor custom dari dua titik berbeda, yaitu Patung Panahan, Senayan dan kawasan Pejaten, tepatnya di diler motor Triumph.

Ketika bertemu di lokasi, mereka memainkan aksi teatrikal dan diakhiri dengan berjabat tangan. Lagu Indonesia Raya lantas menggema menyambut HUT ke-70 Republik Indonesia.

"Acara ini adalah kolaborasi komunitas Vespa Class of 80s dengan Indonesia Scooter Fellowship. Latar belakang ini menguatkan konsep friendship for all nation, harapan 'virus' friendship dapat ditularkan sampai ke mancanegara," kata Ketua Panitia, Adrian KiAgus, kepada MetroTV News.

Hal lain yang membuat acara ini lebih istimewa adalah penyerahan motor khusus kepada salah satu tokoh balap legendaris Indonesia, Tommy Manoch.

Tommy Manoch yang kini berusia 68 tahun mendapat kado istimewa dari para builder dan pecinta motor klasik berupa replika motor balap yang dulu digunakannya saat menjuarai ajang Grand Prix tahun 1963 di Sirkuit Curug, yakni Honda CB77 Superhawk.

Sekepal Aspal

Ratusan bikers dan pelaku modifikasi kendaraan roda dua (builder) berkumpul untuk memeriahkan ajang Sekepal Aspal Indonesia Motoart Exhibition (SAIME) 2015 yang ketiga di Waroeng Solo Joglo, Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (23/8/2015).

"Event SAIME 2015 ini kita pilih lokasi yang lebih luas jadi jumlah motor custom yang kita pajang dua kali lebih banyak dari event kami sebelumnya dan builder yang ikut serta tersebar dari berbagai wilayah Indonesia," terang Rizki Mandra selaku panitia penyelenggara.

Sekepal Aspal adalah ajang pamer para pemodifikasi (builder) motor dan mempertemukan mereka dengan para penggila kendaraan roda dua (biker) yang telah diselenggarakan setiap tahun sejak 2013.

Para builder yang memamerkan hasil karya mereka pada 2015 adalah Kedux Garage, Moonstone Garage, Queen Lekha Kustom Supply, Sofieskull Choppers, Brodonolo Garage, Retrogrades Slaughter House, Backyard Customs, Puspa Kediri Custom, Sabotage Cycles, Kickass Choppers, Nyam Nyam Kustom, Flying Piston Garage, Ulah Adigung Project, Ipoel Choppers, Lemb Inc, dan Thrive MC.

Selain motor modifikasi, dalam ajang tersebut juga dipamerkan hasil karya seni (artwork) dari beberapa rumah produksi, antara lain Freeflow Kustom Painting, Rio Bronx Pinstriping, dan Loserkill Paintwork.

Legenda balap motor Indonesia Tommy Manoch (67) hadir dalam acara ini dan ikut berbagi pengalamannya kepada mereka yang hadir di Waroeng Solo. Ia tak segan menjawab berbagai pertanyaan dan melayani permintaan foto bersama.

Tommy, yang terkenal dengan jargonnya "Ulah Adigung" -- bahasa Sunda yang berarti jangan sombong --, menyatakan terkejut namun sangat antusias melihat perkembangan dunia sepeda motor di Indonesia saat ini.

Sementara itu, para bikers dan builder yang tergabung dalam Ulah Adigung Project, yang digagas oleh Heret dari Elders Company, dan Ucup dari garasi Lawless Jakarta memanfaatkan SAIME 2015 untuk menggemakan gagasan mereka.

"Ini merupakan bagian dari rangkaian acara untuk mengkampanyekan Ulah Adigung Project. Semoga kampanye ini akan terus jalan dan mendapat respek yang positif," ujar Heret.


Indonesia Kustom Kulture Festival

"Indonesia Kustom Kulture Festival" atau akrab disebut Kustomfest merupakan sebuah ajang kompetisi pameran dan kompetisi kendaraan yang telah dimodifikasi (custom) terbesar di Indonesia.

Acara yang memasuki tahun keempat ini kembali menyajikan kolaborasi pertunjukan dari berbagai jenis karya kustom Indonesia, antara lain motor, mobil, dan sepeda, serta diwarnai juga dengan berbagai pertunjukan seni, hiburan, dan gerai-gerai.

Jogja Expo Centre (JEC) kembali menjadi saksi digelarnya ajang Kustomfest 2015 yang berlangsung selama dua hari, mulai Sabtu hingga minggu (3-4/10).

Pertama kali digelar pada 2011, Kustomfest menjadi acara tahunan yang diselenggarakan setiap pekan pertama bulan Oktober di Daerah Istimewa Yogyakarta, kota yang terkenal dengan kekayaan budaya dan peninggalan sejarah. Ajang Kustomfest ini mengundang dan melibatkan seluruh komunitas motor dan mobil custom Indonesia, serta pelaku industri custom internasional, dengan menampilkan karya modifikasi terbaik yang merefleksikan kekayaan budaya bangsa Indonesia.

Kustomfest sendiri memuat beragam kompetisi dan festival dalam satu rangkaian penyelenggaraan, yang terdiri atas : Kustom Bike Show, Hot Rod Cars, Kustom Bicycle & Pedal Car, Kustom Paint Battle, Helmet Kustom Paint Kontest, Die Cast Show & Kontest,Body Art Show & Kontest, BMX & Skate Kontest, Photo Kontest, Kustom Art & Klasik Island, Stunt Rider Show, Vendor Booth aparel & tshirt, Junkyard Festival, Kustom Culture Performance, dan Kustom Bike Prize.

Kepala Seksi Standarisasi Produk Bidang Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata DIY, Jufri, menilai bahwa ajang Kustomfest memiliki dampak positif bagi pariwisata karena bisa memperkenalkan kota ''gudeg'' itu lebih dalam kepada para pendatang, baik domestik maupun internasional.

"Ajang ini perlu terus dilakukan. Di sini kita melihat bagaimana para builder lokal belajar untuk menjadi builder kelas dunia, karena memang ajang ini juga diperhatikan kalangan builder dunia, dan kita harus bangga," ujar Indro WARKOP, yang merupakan salah satu sosok yang berpengaruh di kalangan komunitas motor di Indonesia.

Honda Bikers Day

Honda Bikers Day (HBD) 2015 menyajikan beragam keseruan seperti gathering komunitas, games, bikers award, go green activity, dan beragam acara ala bikers lainnya. Pada tahun ini HBD berlangsung di Pantai Teleng Ria, Pacitan, Jawa Timur, pada Sabtu - Minggu (21-22/11), dan dihadiri 21.635 pengunjung, seperti dikutip Tribun Jogja, Minggu (22/11).

Jumlah pengunjung acara tahunan Honda yang menginjak tahun ke-7 ini semakin meningkat. Menurut situs resmi Astra Honda Motor, partisipan ajang serupa yang berlangsung di Pantai Pandawa, Bali, tahun lalu hanya mencapai angka sekitar 12.000 pemotor.

Selain sebagai ajang silaturahmi, HBD juga membuka banyak gerai dari komunitas dan untuk komunitas. Yang didagangkan pun beragam kebutuhan dari komunitas motor, mulai dari penjualan suku cadang, kaus-kaus bertema bikers, hingga berbagai permainan dari beberapa sponsor komunitas yang semakin memeriahkan suasana.

Kesan mendalam juga dialami oleh pelaku komunitas yang juga blogger, yakni Yogas Erlangga dari Kobayogas.com. Baginya, acara akbar Honda ini selalu memberikan sesuatu yang berbeda setiap tahunnya.

"Kami berharap Honda Bikers Day dapat semakin memperkuat sinergi dan brotherhood antara para bikers Honda sehingga bisa bersama-sama memberikan kontribusi yang semakin positif kepada masyarakat. Dengan berlandaskan semangat Satu Hati, kami yakin para bikers yang hadir di HBD ini dapat menjadi kebanggaan dan teladan bagi bikers lain di wilayahnya masing-masing," ujar Agustinus Indraputra, GM Marketing Planning & Analysis Division Astra Honda Motor (AHM).



from RSS Beritagar.id http://ift.tt/1ZyWSsD
via Hatree Indonesia

Posting Komentar

Lagi Hangat